This Author published in this journals
All Journal SPASIAL
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK DI PERMUKIMAN TERENCANA DI KAWASAN PERI URBAN KOTA MANAADO Sigar, Brenda -; Kumurur, Veronika -; Supardjo, Suryadi -
SPASIAL Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah domestik merupakan salah satu masalah yang ada di permukiman terencana di kawasan peri urban Kota Manado. Pada kawasan ini sampah domestik yang ada belum ditangani dengan baik karena pengelolaan sampah hanya terpusat di wilayah pusat kota saja sehingga penanganan sampah domestik di wilayah peri urban sering terabaikan penanganannya. Penelitian ini dilakukan pada 17 perumahan yang berada di kawasan peri urban Kota Manado, dengan tujuan untuk mengetahui pola penanganan sampah domestik pada setiap perumahan yang ada di kawasan peri urban Kota Manado. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu dengan mendeskripsikan pola penanganan sampah domestik yang berlangsung pada setiap perumahan mulai dari tahap pemilahan/pewadahan, pengumpulan serta pengangkutan sampah domestik sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berdasarkan hasil studi dapat dijelaskan bahwa terdapat 4 pola penanganan sampah domestik pada 17 perumahan yang ada. Pola pertama terdapat di perumahan CHT, Wenwin, Bintang Mas, Trimitra Matuariwaya, Palem Highland Village, BTN, Puri Alfa, Griya 3 Mapanget, Griya 4 Mapanget, Puri Kelapa Gading dan Panamas, yaitu penanganan sampah yang berlangsung hanya sampai tahap pewadahan. Pola kedua terdapat di perumahan Graha Pineleng, CBA dan Korpri, penanganannya terlaksana  mulai dari pewadahan, pengumpulan dan langsung menuju pembuangan akhir. Pola ketiga terdapat di perumahan Citraland Kota Manado, penanganannya terlaksana dari tahap pewadahan, kemudian langsung pada tahap pengangkutan dan menuju TPA tanpa melalui pengumpulan. Dan pola keempat terdapat di perumahan Citraland Minahasa, Villa Mutiara dan Permata Klabat yang penanganannya terlaksana mulai dari tahap pewadahan, pengumpulan sampah di TPS dan pengangkutan sampah domestik menuju TPA. Kata Kunci : Pengelolaan, Sampah, Domestik, Permukiman Terencana, Peri Urban
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB TIDAK TERKELOLANYA OBJEK WISATA PANTAI BATU PINAGUT BOLAANG MONGONDOW UTARA Datukramat, Hermawan Pratama; Kumurur, Veronika -; Sela, Rieneke L. E.
SPASIAL Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Batu Pinagut terletak di Boroko Utara kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Pantai pasir putih yang indah terletak pada posisi yang strategis dalam kota, sudah termasuk dalam Kawasan Strategis Pariwisata (KSP), beberapa fasilitas telah dibangun namun belum dilakukan pengelolaan lebih lanjut dari Pemerintah. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab dan menentukan faktor dominan yang menyebabkan tidak terkelolanya objek wisata pantai Batu Pinagut Bolaang Mongondow Utara. Penelitian ini menggunakan metode  kuantitatif deskriptif yaitu dengan melakukan pengamatan dan pengambilan data dilapangan  dengan teknik survey atau observasi lapangan dan ditunjang wawancara dengan yang memiliki kepentingan. Setelah penyusunan data dilakukan analisis data menggunakan teknik analisis SWOT untuk menstrukturkan masalah dan mengetahui besarnya nilai dan bobot dari faktor-faktor penyebab yang diperoleh sehingga dapat diketahui pula faktor dominan yang menyebabkan tidak terkelolanya objek wisata pantai Batu Pinagut Bolaang Mongondow Utara. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diketahui empat faktor yang menyebabkan tidak terkelolanya objek wisata pantai Batu Pinagut Bolaang Mongondow Utara yaitu belum disahkannya RIPPDA, pungutan masuk (retribusi) tidak diberlakukan, status kepemilikan lahan masih dimiliki warga, kurangnnya budaya sadar wisata masyarakat/pengunjung dan lemahnya promosi. Dengan menggunakan metode skoring  maka diketahui faktor dominan yang dominan adalah belum disahkannya RIPPDA.   Kata Kunci : Faktor Penyebab Tidak Terkelola, Objek Wisata Pantai, Batu Pinagut Bolmut