Venturi meter adalah salah satu alat ukur laju aliran massa atau volume pada saluran tertutup. Venturi meter banyak digunakan pada berbagai industri tambang minyak, tambang gas maupun laboratorium. Contoh paling nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah pada station pengisian bahan bakar minyak maupun gas (SPBU dan SPBG). Alat peniletian menggunakan venturi meter dan Fluida kerja yang digunakan adalah air dengan temperature 30oC, sesdangakan metode menggunakan pendekatan perhitungan secara teoritis dan simulasi dari Fluid flow (fluent) dari Ansys 15.0. Perhitungan laju aliran massa atau volume menggunakan persamaan Bernoulli. Pemodelan geometri dan simulasi menggunakan model solid 3D dari Fluid flow (fluent) dengan fluida air (water liquid) dari Ansys 15.0Dari hasil proses interasi sebuah sofware CFD dari Ansys 15.0 dan perhitungan dengan asumsi kekasarn permukaan 0.5 menghasilkan hasil perbedaan tekan P1 dan P2 secara teoritis dengan simulasi. Selain itu perbedaan kecepatan pada leher venturi meter tersebut. Pengujian venturi meter menggunakan model memberikan hasil yang berbeda dengan perhitungan dari Bernoulli. Hal ini disebabkan faktor gesekan antar partikel dengan partikel air dan gesekan dengan dinding dinggap sangat kecil. Perubahan kecepatan dan perbedaan tekanan yang terjadi memberikan nilai yang lebih besar pada hasil perhitungan. Namun demikian untuk nilai koefesien discharge memberikan nilai yang serupa dengan literatur yang ada sekitar 0.992 dengan rasio b = 0.5. Penggunaan rasio yang lebih rendah atau tinggi memberikan dampak perubahan yang besar pada Coeffesien discharge Cd.