Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI LIVING QURAN ATAS PENGAMALAN AYAT-AYAT AL-QUR’AN DALAM AMALIAH DZIKIR AL-MA’TSURAT DI PPTQ AR-ROUDHOH PUTRI BOTORAN TULUNGAGUNG Fatimatuzzahro', Nurushofa; As’adah, Rifqi
Living Islam: Journal of Islamic Discourses Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/lijid.v7i1.4559

Abstract

This research discusses the verses of the Koran in the practice of dhikr at the Tahfidz al-Qur'an Ar-Roudhoh Putri Botoran Tulungagung Islamic Boarding School. The purpose of this study is to briefly describe the history and procession of the practice of al-Ma'tsurat so that the practitioners know the meaning of amaliah dhikr of the verses of the Koran. The research was conducted using qualitative descriptive methods and social theory of knowledge by Karl Mannheim, namely objective, expressive and documentary. The conclusion resulting from this research is that the amaliah tradition of dzikir al-Ma'tsurat at the Tahfidz al-Qur'an Ar-Roudhoh Putri Botoran Timur Tulungagung Islamic Boarding School is carried out at two times, namely, after the morning prayer and after the maghrib prayer in congregation and led by one one on schedule. The discussion regarding the profile of the Islamic boarding school, the history of the beginning of the practice and what the procession is then the meaning obtained so as to produce research that is in accordance with the formulation of the problem. At the core of the discussion related to meaning there is an objective meaning, it is found that there is a compulsion on new students and a sense of ta'dzim in implementing it on old students. Then in terms of expressive meaning, from some of the interviewees who have been interviewed, in general, they feel calm in their hearts and minds so that they are more focused on worship. While the meaning of the documentary, the practice that is part of the activities of the pondok and continues to this day, is unknowingly included in the routine of the boarding school. Keywords: Dhikr Al-Ma'tsurat, Living Qur'an, Karl Mannheim.   Penelitian kali ini membahas mengenai ayat-ayat Al-Qur’an dalam amaliah dzikir di Pondok Pesantren Tahfidz al-Qur’an Ar-Roudhoh Putri Botoran Tulungagung. Tujuan dari penelitian terhadap fenomena sosial tersebut untuk mendeskripsikan sekilas sejarah dan prosesi pengamalan al-Ma’tsurat sehingga mengetahui makna yang terkandung dalam amaliah dzikir ayat-ayat al-Qur’an bagi para pengamalnya. Metode yang digunakan dalam penelitian seperti berikut; deskriptif kualitatif dan teori sosial pengetahuan oleh Karl Mannheim, yaitu objektif, ekspresif, dan dokumenter. Kesimpulan yang dihasilkan dari penelitian ini bahwa, tradisi amaliah dzikir al-Ma’tsurat di Pondok Pesantren Tahfidz al-Qur’an Ar-Roudhoh Putri Botoran Timur Tulungagung dilaksanakan setelah melaksanakan shalat subuh dan shalat maghrib secara berjamaah dan dipimpin salah seorang sesuai jadwalnya. Pembahasan mengenai bagaimana profil dari pondok pesantren, sejarah awal mula diadakannnya kegiatan amalan tersebut dan apa saja prosesi kemudian makna yang didapatkan sehingga menghasilkan penelitian yang sesuai dengan rumusan masalah. Pada inti pembahasan terkait makna terdapat makna objektif, ditemukan adanya keterpaksaan pada santri baru dan rasa ta’dzim dalam melaksanakannya pada santri lama. Kemudian pada makna ekspresif, dari beberapa para narasumber yang telah diwawancara pada umumnya merasakan temtramnya hati dan fikiran sehingga lebih fokus dalam ibadah. Sedangkan makna dokumenter, amalan yang dijadikan bagian dari kegiatan pondok dan terus dijalannya hingga saat ini, tanpa disadari termasuk dalam rutinitas pondok. Kata Kunci : Dzikir Al-Ma’tsurat, Living Qur’an, Karl Mannheim.