Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN PENGARUHNYA BAGI KREATIVITAS MAHASISWA Fawzan, Ryan; Djafar, Muhammad
Brainy: Jurnal Riset Mahasiswa Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Mahasiswa Edisi Juni 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/brainy.v5i1.97

Abstract

This research was raised from concerns regarding the lack of entrepreneurship education among students. This research is qualitative in nature with the aim of introducing the implementation of entrepreneurship education and its influence on student creativity. The discussion in this journal is 1. What students gain after studying entrepreneurship, 2. What impact on student creativity after studying entrepreneurship 3. What problems must be faced in introducing entrepreneurship to students. The method used in the research is a descriptive approach, namely focusing on explanations, and is carried out by means of interviews, observational data collection, and questionnaires.
Keadilan Restoratif pada Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencabulan dalam Rumah Tangga Djafar, Muhammad; Tanudjaja
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (April - Mei 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v5i1.1850

Abstract

Pencabulan terhadap anak merupakan bentuk kekerasan seksual yang merugikan korban, khususnya anak sebagai kelompok rentan yang belum memiliki kemampuan memadai untuk melindungi dirinya sendiri. Dalam konteks ini, keadilan restoratif berfungsi untuk penghukuman sekaligus pemulihan korban terhadap pelaku, tetapi juga sebagai mekanisme pemulihan kondisi korban serta pemulihan keseimbangan sosial. Penelitian ini menganalisis ratio legis Pasal 415 huruf b Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mengatur ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun bagi pelaku pencabulan terhadap anak, sekaligus mengkaji arah kebijakan hukum ke depan yang menekankan penerapan prinsip keadilan restoratif dalam penanganan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dan konseptual, penelitian ini menunjukkan bahwa Pasal 415 huruf b UU KUHP memberikan perlindungan khusus bagi anak sebagai subjek hukum yang memerlukan perlakuan dan perlindungan khusus dari tindak pidana cabul. Selain itu, ketentuan tersebut bertujuan menciptakan efek jera melalui ancaman pidana yang berat. Ke depan, kebijakan hukum pidana diharapkan lebih berorientasi pada pendekatan keadilan restoratif yang menitikberatkan pada rehabilitasi pelaku dan pemulihan korban guna mewujudkan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak di Indonesia.