Hafsah, Umi -
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Melemahnya Ashabiyah Dalam Keruntuhan Dinasti Safawi Hafsah, Umi -; Jannah, Nurul
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 2 No 2 (2023): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v2i2.678

Abstract

Dinasti Safawi merupakan salah satu kerajaan Islam yang mencapai puncak kejayaan pasca kehancuarn Islam oleh bangsa Mongol. Dinasti ini cukup unik karena berawal dari tarekat lokal yang beraliran Syi’ah yang akhirnya bertransformasi ke arah politik dan menjadi sebuah kerajaan. Artikel ini secara spesifik membahas perkembangan Dinasti Safawi dengan perspektif filsafat sejarah Ibnu Khaldun. Berdasarkan teori tersebut, perkembangan dinasti Safawi dikategorikan dalam lima tahap, yaitu pendirian negara, pemusatan kekuasaan, kekosongan dan puncak kejayaan, kemalasan dan terakhir kehancuran. Dalam perjalanan sejarah tersebut, ditemukan bahwa keruntuhan Dinasti Safawi disebabkan oleh melemahnya Ashabiyah. Ashabiyah bisa diartikan sebagai tujuan bersama yang mengikat masing-masing individu dalam memajukan sebuah kelompok. Pada Dinasti Safawi, ashabiyahnya adalah ideologi Syi’ah dengan semangat kesalehan khas tarekat. Namun, ideologi tersebut akhirnya bergeser pada ambisi politik yang akhirnya justru melemahkan. Terkikisnya ashabiyah terlihat juga pada kualitas pribadi para pemimpin yang jauh dari nilai-nilai kesalehan. Kata kunci : Dinasti Safawi, Keruntuhan, Ashabiyah.
IKHTILAF DALAM STUDI Al-QUR’AN Hafsah, Umi -
Al-Mustafid: Journal of Quran and Hadith Studies Vol 2 No 1 (2023): June
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/mustafid.v2i1.594

Abstract

Artikel ini membahas ikhtilaf atau ayat-ayat yang bertentangan dalam al-Qur’an. Pendekatan yang digunakan dalam menulis artikel ini adalah kualitatif metode studi pustaka. Pembahasan artikel ini meliputi arti ikhtilaf dalam al-Qur’an, contoh ayat-ayat yang mengandung ikhtilaf, penyebab ikhtilaf dan upaya untuk menjelaskan ayat yang bertentangan tersebut. Hasil dari artikel ini adalah tidak ada ayat yang mengandung ikhtilaf/bertentangan dalam al-Qur’an, sebagaimana dijelaskan dalam surat an-Nisa’ : 82. Pertentangan dalam ayat-ayat tersebut terjadi karena perbedaan pengartian setiap orang, baik dari segi lafadh maupun segi maknanya. Beberapa upaya ulama’ untuk memahami ayat-ayat yang bertentangan adalah dengan melihat sejarah dan asbab an-nuzul, mentakhsis atau mengkhususkan ayat-ayat yang turun di Makkah dan ayat-ayat yang turun di Madinah, mencari tema dari ayat-ayat yang bertentangan, memahami ayat-ayat yang mengandung kronologi/tahapan dan mentarjih ayat.