Janah, Umi Nurvilatul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PONDOK PESANTREN NURUL HUDA KUNINGAN BLITAR DALAM MEMPERJUANGKAN KEMERDEKAAN INDONESIA TAHUN 1942-1945 Janah, Umi Nurvilatul
Historia Islamica: Journal of Islamic History and Civilization Vol 3 No 1 (2024): Historia Islamica
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/historia.v3i1.715

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran Pondok Pesantren Nurul Huda Kuningan Blitar dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Jepang dan usaha-usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kemerdekaan dari Sekutu. Fokus penelitian ini terdapat beberapa rumusan masalah, pertama bagaimana sejarah berdirinya Pondok Pesantren Nurul Huda Kuningan Blitar? kedua bagaimana konstribusi Pondok Pesantren Nurul Huda Kuningan Blitar pada saat penjajahan Jepang? ketiga bagaimana upaya Pondok Pesantren Nurul Huda Kuningan Blitar dalam mempertahankan kemerdekaan. Tujuan dari penelitian ini adalah membahas tentang sejarah dari berdirinya Pondok Pesantren Nurul Huda Kuningan Blitar, peranannya dalam memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Jepang, dan usaha yangdilakukan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian sejarah yang terdapat dalam empat tahapan yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini pertama, Pondok Pesantren Nurul Huda menjadi tempat markas dari orang-orang heiho yang berada di wilayah Blitar, kedua Pondok Pesantren Nurul Huda digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan makanan pokok dan sebagai pusat swasembada pangan atas dampak kebijakan Jepang, ketigaPondok Pesantren Nurul Huda terlibat secara langsung dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia dengan ikut pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya.