Wirambodo Putra, Dandung Satria
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Luas Tanah, Luas Bangunan, Jarak Menuju Pusat Perekonomian, dan Jumlah Penduduk terhadap Harga Properti Wirambodo Putra, Dandung Satria
Jurnal Acitya Ardana Vol 4 No 1 (2024): Dinamika Kebijakan Publik VII
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jaa.v4i1.2753

Abstract

Pasar tidak sempurna merupakan pasar di mana penjual dan pembeli memiliki keterbatasan informasi mengenai produk yang ditransaksikan dalam pasar tersebut. Pasar properti merupakan pasar yang termasuk dalam kategori tersebut. Para penjual dan pembeli di pasar properti tidak memiliki informasi pasti mengenai barang yang akan dijual atau dibeli. Keterbatasan informasi mengenai properti dapat dimitigasi dengan menggunakan jasa agen properti. Penggunaan jasa agen properti ternyata menimbulkan fenomena peningkatan harga properti. Kenaikan harga properti dibuktikan dengan indeks Survei Harga Properti Residensial (SHPR) yang dilakukan oleh Bank Indonesia yang menunjukkan adanya peningkatan harga properti bahkan pada masa pandemi. Basis data yang up to date dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi keterbatasan informasi properti mengenai properti. Indonesia masih belum memiliki basis data properti yang up to date sehingga keterbatasan informasi mengenai properti yang akan ditransaksikan tidak dapat dimitigasi. Keterbatasan informasi mengenai properti dapat diatasi dengan menggunakan jasa pihak ketiga, yaitu penilai. Penilai dapat menentukan harga dari properti dengan memperhatikan informasi mengenai spesifikasi dari properti tersebut. Spesifikasi dari properti dapat menjadi faktor yang memengaruhi harga properti sesuai dengan teori Hedonic Price Model. Teori tersebut menjelaskan bahwa atribut/spesifikasi dari suatu produk dapat memengaruhi harga atau nilai dari produk tersebut. Variabel properti yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah luas tanah, luas bangunan, jarak ke pusat ekonomi, dan jumlah penduduk. Kelima variabel tersebut merupakan variabel yang menjadi penentu utama dari harga properti di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan variabel luas tanah, luas bangunan, memberi pengaruh positif terhadap harga properti. Variabel jumlah penduduk dan jarak ke pusat ekonomi memberi pengaruh negatif terhadap harga properti