This Author published in this journals
All Journal SinarFe7
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Alat Pengatur Kelembapan Dan Suhu Untuk Mempercepat Proses Fermentasi Kedelai Berbasis Internet Of Things Muhammad Samsul Anwar; Rio Muhamad Nur Daiwa Aji
SinarFe7 Vol. 2 No. 1 (2019): Sinarfe7-2 2019
Publisher : FORTEI Regional VII Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempe merupakan bahan pangan yang memiliki nilai gizi yang tinggi dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia secara luas. Tempe termasuk makanan yang digemari di Indonesia bahkan sebanyak 50% produksi kacang kedelai diolah menjadi tempe. Namun dalam proses produksi tempe belum bisa maksimal karena proses fermentasi tempe yang memakan waktu 48 jam. Dalam perkembangan teknologi yang semakin canggih dibutuhkan cara pengolahan fermentasi tempe yang cepat. Selain itu Permasalahan yang dialami produsen tempe diantaranya pengecekan suhu dan kelembapan secara manual sehingga dikhawatirkan akan mengalami gagal produksi. APACE merupakan alat yang dapat mempercepat proses fermentasi tempe kedelai sekaligus dapat memantau dan mengedalikan suhu dan kelembapan. Perangkat APACE memiliki 2 sensor yaitu sensor DHT11 untuk membaca nilai suhu dan kelembapan serta sensor Load Cell digunakan untuk mengukur berat tempe. APACE dapat dipantau dan dikendalikan melalui aplikasi android yaitu AFRA sehingga pengguna dapat mengetahui suhu, kelembapan dan berat bahan baku tempe saat jauh dari alat APACE. Data pembacaan dari sensor suhu dan kelembapan yang diproses pada Arduino diunggah ke server oleh Wemos melalui jaringan internet. Data yang sudah disimpan pada server akan diakses oleh AFRA. Hasil dari APACE dapat mempercepat proses fermentasi tempe kedelai hingga 20 jam dengan cara mengendalikan suhu dan kelembapan.