Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Impact of Exclusive Breastfeeding on the Occurrence of Diarrhea in Babies between the Ages of 6 and 12 Months in Purwakarta Regency, Indonesia Febriana, Rositta
Archives of The Medicine and Case Reports Vol. 5 No. 1 (2024): Archives of The Medicine and Case Reports
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/amcr.v5i1.497

Abstract

Diarrhea is a prevalent infectious ailment among babies and young children. Exclusive breastfeeding decreases the occurrence of diarrhea. The objective of this study is to assess the efficacy of exclusive breastfeeding in reducing the occurrence of diarrhea among babies aged 6–12 months in Purwakarta Regency, Indonesia. This study employs an observational design utilizing a cross-sectional method. The research sample consisted of babies aged 6–12 months residing in Purwakarta Regency, Indonesia. We gathered data by utilizing a questionnaire. We used the chi-square test to analyze the data. The study's findings indicated a notable correlation between exclusive breastfeeding and the occurrence of diarrhea (p = 0.001). Babies who receive exclusive breast milk have a significantly reduced risk, 13.661 times lower, of developing diarrhea compared to babies who do not receive exclusive breast milk. In conclusion, exclusive breastfeeding is efficacious in avoiding diarrhea among babies aged 6–12 months.
Effectiveness of Baby Massage with Lavender Telon Oil on Infant Sleep Quality in Ciseureuh, Purwakarta (July–August 2024) Febriana, Rositta; Yuliani , Susanti
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v6i8.1851

Abstract

Sleep is a vital physiological need for infant growth and development. Its quality depends not only on duration but also on the restorative benefits gained during rest. In Indonesia, infant sleep disorders remain common, while parental awareness is still limited. A simple non-pharmacological intervention is infant massage with lavender telon oil, which contains linalool and linalool acetate, known for their calming effects. This research aims to evaluate the effectiveness of infant massage with lavender telon oil on the sleep quality of infants aged 3–12 months at the Ciseureuh Village Posyandu, Purwakarta District. The research applied a quantitative approach using a pre-experimental one-group pre-test post-test design. The study population consisted of 32 infants aged 3–12 months, recruited through a total sampling technique. Data were collected using a validated and reliable questionnaire. Statistical analysis with a paired t-test showed a significant difference in infant sleep quality before and after the massage, with a p-value of 0.000 (<0.05). These findings confirm that infant massage with lavender telon oil effectively improves sleep quality in infants. In conclusion, infant massage using lavender telon oil can serve as a simple, safe, and affordable intervention to enhance sleep quality. The results of this study are expected to provide valuable insights for healthcare providers, community health workers, and parents in promoting optimal infant growth and development through effective, non-invasive strategies.
Karakteristik Akseptor KB Suntik 1 Bulan di Bidan Praktek Mandiri Bidan Hj. Oon Markonah Cakung Jakarta Timur Febriana, Rositta
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/acty8e41

Abstract

Kehamilan merupakan fase penting yang membutuhkan perhatian khusus terhadap kesehatan ibu dan janin. Selama hari-hari pertama melahirkan, sebagian besar ibu secara total. Merasakan bahwa semua perhatian terserap kepada kebutuhan bayi namun ada kalanya ibu mengalami perasaan sedih yang berkaitan dengan bayinya. Keadaan ini disebut baby blues, yang disebabkan oleh perubahan perasaan yang dialami ibu pada saat hamil, sehingga sulit menerima kehadiran bayinya. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang baby blues desain yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini 61 orang pada periode Januari-Maret 2020. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan data primer dengan teknik Total Sampling. Berdasarkan penelitian distribusi frekuensi tingkat pengetahuan ibu tentang baby blues periode sebagian besar pengetahuannya Cukup yaitu 66%, distribusi frekuensi usia ibu periode sebagian besar berusia 20-35 tahun yaitu 64% distribusi frekuensi pendidikan ibu sebagian besar berpendidikan tinggi yaitu 56%, distribusi frekuensi pekerjaan ibu sebagian besar tidak bekerja yaitu 74%, distribusi frekuensi paritas ibu sebagian besar multigrande yaitu 66%.
Karakteristik Wanita Menopause di Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur Febriana, Rositta
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/g8f0dz04

Abstract

Menopause merupakan proses alami yang dialami wanita akibat berhentinya menstruasi secara permanen yang dapat menimbulkan perubahan fisik maupun psikologis. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, pendidikan, pekerjaan, lama menopause, dan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik wanita menopause di Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada usia 50–55 tahun sebanyak 57,1%, berpendidikan SMA sebanyak 51,4%, dan bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 62,9%. Mayoritas responden mengalami menopause kurang dari 5 tahun sebanyak 60% dan mendapatkan dukungan keluarga yang baik sebanyak 68,6%. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar wanita menopause berada pada usia menopause normal, memiliki pendidikan menengah, bekerja sebagai ibu rumah tangga, serta mendapatkan dukungan keluarga yang baik. Dukungan keluarga dan pengetahuan yang baik dapat membantu wanita menopause menghadapi perubahan fisik dan psikologis selama masa menopause.
Karakteristik Wanita Menopause di Kampung Baru Kelurahan Kayu Putih Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur Febriana, Rositta
Jurnal Lantera Ilmiah Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : CV. Q2 LANTERA ILMIAH INSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/a33tkx60

Abstract

Saat ini Indonesia baru mempunyai 14 juta perempuan menopause atau 7,4 persen dari total populasi yang ada. Maka dengan terbatasnya waktu, penulis hanya meneliti mengenai karakteristik wanita menopause dari beberapa faktor di Kampung Baru Kel. Kayuputih Kec. Pulogadung Jakarta Timur Februari 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan metode survei deskriptif yang dilakukan terhadap sekumpulan objek dilakukan dengan pengambilan data secara primer, dengan total sampel sebanyak 200 responden. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakeristik yang Wanita Menopause di Kp. Baru Kel. Kayu Putih Jakarta Timur Februari tahun 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar menopause mengalami menarche normal 80.9%, paritas multipara 85.2%, alat kontrasepsi hormonal 84.3%, dan perokok pasif 79.6% dari hasi survey di atas hanya beberapa faktor yang mempengaruhi usia wanita menopause seperti menarche lamanya usia paritas selamanya permakian kb dan pengaruh dari perokok. Saran bagi di kampung baru untuk memperhatikan pola hidup seperti jarak kehamilan, alat kontrasepsi yang di pilih serta kebiasaan ibu dalam merokok agar menopause tidak terjadi lebih cepat.