Sungai Brantas merupakan sungai terpanjang kedua setelah sungai Bengawan Solo di Jawa Timur. Kawasan Daerah Aliran Sungai Brantas memiliki biodiversitas yang cukup tinggi, vegetasi tumbuhannya pun melimpah, salah satunya yakni tumbuhan yang berkhasiat obat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berpotensi memiliki khasiat obat di bantaran Sungai Brantas sebagai upaya konservasi bantaran sungai. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive random sampling dengan menggunakan 4 titik lokasi (Jatigedong, Randuwatang, Pasinan, dan Wringinanom). Pengamatan spesies menggunakan metode deskriptif observatif yang melakukan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 27 famili dengan 40 spesies tumbuhan berkhasiat obat ditemukan pada bantaran Sungai Brantas Jawa Timur, famili Asteraceae merupakan famili dengan spesies paling banyak. Tumbuhan-tumbuhan tersebut tidak hanya memiliki fungsi secara morfologi, namun juga memiliki khasiat obat.