Sumari, Binti Aisiah Daning
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

An Analysis of German Language Students’ Difficulties in Writing Academic Texts Diva, Sarah; Maharani, Yesika; Veronika, Meilani; Romasta, Laura; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesulitan mahasiswa dalam menulis teks akademik pada Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Partisipan penelitian terdiri atas 43 mahasiswa. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui analisis teks akademik mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesulitan mahasiswa tergolong sedang, dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 3,16 dan standar deviasi sebesar 0,53. Tingkat kesulitan tertinggi ditemukan pada aspek tata bahasa (74,4%), kosakata (74,4%), dan pengembangan ide (72,1%). Sebaliknya, organisasi teks (58,1%) dan penggunaan referensi (55,8%) menunjukkan tingkat kesulitan yang relatif lebih rendah. Temuan kualitatif mendukung hasil kuantitatif, yang menunjukkan bahwa mahasiswa masih mengalami masalah dalam menggunakan struktur tata bahasa yang tepat, menerapkan kosakata akademik yang memadai, dan mengembangkan ide secara sistematis. Kesimpulannya, kesulitan mahasiswa dalam menulis akademik lebih menonjol pada aspek linguistik dan kognitif. Oleh karena itu, penerapan strategi pembelajaran yang lebih terarah diperlukan untuk meningkatkan keterampilan menulis akademik mahasiswa.
The Representation of Poverty in the Grimm Brothers' Fairy Tale “Hänsel Und Gretel” Ningtias, Tri; Zebua, Dorie Evelyn; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi kemiskinan dalam dongeng Hänsel und Gretel karya Brothers Grimm dengan menggunakan metode analisis isi kualitatif. Analisis ini didasarkan pada teori representasi Stuart Hall, yang memandang makna sebagai hasil produksi melalui bahasa, simbol, dan narasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemiskinan digambarkan secara progresif dan berlapis-lapis, tidak hanya berfungsi sebagai latar belakang, tetapi juga sebagai pemicu utama konflik naratif. Kemiskinan pertama kali digambarkan melalui kondisi sosial-ekonomi keluarga seorang penebang kayu yang menderita kelaparan kronis dan kelangkaan pangan, yang menyebabkan orang tua meninggalkan anak-anak mereka di hutan. Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan ekonomi direpresentasikan sebagai kekuatan yang mengikis peran pelindung keluarga dan menempatkan anak-anak dalam situasi rentan. Kemiskinan selanjutnya disimbolkan melalui rumah roti dan penyihir, yang menggambarkan bagaimana keterbatasan membuat anak-anak rentan terhadap eksploitasi. Meskipun menjadi korban, Hänsel dan Gretel menunjukkan inisiatif dan ketangguhan. Penelitian ini berkontribusi pada studi sastra dan sosial dengan mengaitkan representasi kemiskinan dalam sastra dengan perspektif struktural dan multidimensi tentang kemiskinan.
Aschenputtel and Cinderella in Intertextual Dialogue: A Study of the Fairy by Grimm and Perrault Daulay, Jihan Nur Alfiana; Siregar, Hana Gloria; Manalu, Elvrida Melvawati; Siagian, Natasya Engel; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37675

Abstract

Penelitian ini menganalisis hubungan intertekstual antara Aschenputtel dalam Deutsche Märchen und Sagen karya Rosemarie Griesbach dan Cinderella karya Charles Perrault. Menggunakan teori intertekstualitas Graham Allen, penelitian kualitatif deskriptif ini membandingkan empat aspek naratif: tokoh penolong, benda ajaib, alur, dan akhir cerita. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua dongeng memiliki alur dasar yang sama, gadis tertindas mendapat bantuan, pergi ke pesta, kehilangan sepatu, lalu menikah dengan pangeran, terdapat perbedaan signifikan. Aschenputtel menggunakan pohon hazel sebagai penolong dan berakhir dengan saudari tiri dibutakan, mencerminkan nilai keadilan retributif dan hubungan spiritual dengan leluhur dalam masyarakat Jerman abad ke-19. Sebaliknya, Cinderella menggunakan ibu peri dan berakhir dengan pengampunan serta rekonsiliasi, mencerminkan nilai humanisme masyarakat Prancis abad ke-17 yang menekankan keanggunan dan harmoni. Perbedaan ini menunjukkan bahwa Perrault tidak sekadar menceritakan ulang cerita yang sama, tetapi mentransformasi dan menafsir ulang tradisi dongeng Jerman melalui pilihan naratifnya.
An Error Analysis of Possessive Pronoun use in German Letter-Writing Tasks by First-Semester German Education Students Manurung, Fiolina; Siagian, Danis Ladies; Damanik, Ezra Chitra Novelina; Sitorus, Mei Sinta Kartini; Sumari, Binti Aisiah Daning
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37688

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penggunaan Possessivpronomen dalam tugas menulis surat berbahasa Jerman pada mahasiswa semester pertama. Data penelitian berupa 20 surat mahasiswa angkatan 2025 dari tiga kelas pada mata kuliah Schreiben. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis dengan langkah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, serta tahapan analisis kesalahan berupa deteksi, deskripsi, klasifikasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan empat masalah utama, yaitu ketidaksesuaian gender pada nominatif, kesalahan penandaan objek pada akusatif, kesalahan bentuk datif setelah preposisi, dan pemilihan bentuk dasar posesif yang tidak tepat. Konteks datif tampak paling dominan. Temuan ini menunjukkan perlunya latihan kontrastif dan umpan balik yang lebih intensif dalam pembelajaran menulis bahasa Jerman tingkat pemula.