Lengkong, Florence D.J.
Universitas Sam Ratulangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN E-GOVERNMENT DALAM LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI PEMERINTAH KOTA MANADO Pangemanan, Sofia E.; Lengkong, Florence D.J.; Pangemanan, Fanley N.; Londa, Jeffry W.
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 4 (2024): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i4.4327

Abstract

Penerapan e-government perlu dilakukan guna mewujudkan kualitas pelayanan publik. Pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital merupakan keharusan diterapkan sebagaimana kebijakan yang ada. Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado berkewajiban menerapkan e-government dalam layanan administrasi kependudukan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain kualitatif. Temuan penelitian bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado pada aspek pengorganisasian telah menyediakan pegawai selaku pelaksana e-government layanan kependudukan serta memiliki kemampuan dalam pemahami setiap aturan dan terwujud dalam standard operasional prosedur pelayanan. Akan tetapi diperhadapkan dengan keterbatasan anggaran untuk pemeliharaan, perawatan dan pengadaan peralatan. Masih tergantung dengan satuan kerja perangkat daerah lainnya dalam pengembangan aplikasi berbasis digital yang digunakan serta pihak swasta dalam hal pemeliharaan jaringan internet. Masyarakat sekalu kelompok sasaran dari layananan administrasi kependudukan belum memiliki pemahaman yang sama terkait dengan penerapan e-governmet. Kolaborasi kerja merupakan aspek penting dalam penerapan e-government dalam pelayanan publik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN SITUS CAGAR BUDAYA RELIGIUS TEMPAT IBADAH GEREJA MASEHI INJILI DI MINAHASA Ruru, Joorie M.; Lengkong, Florence D.J.; Goni, Shirley Y. V. I.
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 4 (2024): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i4.4333

Abstract

Cagar budaya perlu untuk dilerstarikan karena memiliki nilai sejarah yang tingga dalam peradaban bangsan dan negara. Akan tetapi juga dapat berfungsi untuk proses pembelajaran dan pemngembangan pengetahuan. Gereja Masehi injili di Minahasa memiliki bangunan gereja yang termasuk dalam bangunan cagar budaya. Sekalipun dalam penggunaannya tetap difungsikan sebagai tempat peribadatan, akan tetapi dalam pemeliharaan harus melalui  Balai Pelestarian Cagar Budaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain kualitatif untuk mengungkapkan dan menjelaskan serta menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan situs cagar budaya religius dalam lingkup Gereja Masehi Injili di Minahasa. Gereja GMIM Sion Tomohon dan Gereja GMIM Galilea Watumea dipilih sebagai lokasi penelitian. Temuan penelitian bahwa implementasi kebijakan pengelolaan situs cagar budaya kedua gereja ini dilakukan oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya. Operasional pemeliharaannya dilakukan oleh juru pelihara dan juga berfungsi sebagai penghubung. Dukungan lingkungan sosial dan budaya organisasi sangat baik pada pengeloalan situs cagar budaya ini.  Kemampuan juru pelihara dalam melaporkan setiap perkembangan yang terkait dengan kondisi cagar budaya membuat Gereja GMIM Sion Tomohon dan Gereja GMIM Galilea Watumea tetap terpelihara dan berfungsi dengan baik.