Taufik Permana, Rezi Muhamad
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Viral Marketing terhadap Impulse Buying yang Dimoderasi oleh FOMO (Fear of Missing Out) Andien Aulia 'Urrohman; Mulyaningsih, Hendrati Dwi; Taufik Permana, Rezi Muhamad
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.13893

Abstract

Abstract. In Indonesia, fashion is rapidly evolving, accompanied by dynamic changes in trends. The fashion industry, particularly the footwear sector, now not only meets basic needs but also has become a popular trend among young people. With the latest trends, public interest in local pride has increased, especially among the youth. This study focuses on Viral Marketing, Impulse Buying, and FOMO (Fear of Missing Out). The aim of this research is to determine the relationship between Viral Marketing and Impulse Buying, as well as the role of FOMO (Fear of Missing Out) as a moderating variable in the NAH Project. The method used in this research is a quantitative approach with a questionnaire as the data collection technique. The subjects of this study are 240 NAH Project shoe users residing in Bandung City, selected through purposive sampling. There are two hypotheses in this study. To test the hypotheses, the techniques used are simple regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA). The results of this study indicate that there is a positive and significant effect of Viral Marketing on Impulse Buying in the NAH Project. Furthermore, FOMO (Fear of Missing Out) strengthens the relationship between Viral Marketing and Impulse Buying in the NAH Project. Abstrak. Di Indonesia, fashion berkembang dengan cepat, diiringi oleh perubahan tren yang dinamis. Industri fashion, khususnya sektor sepatu, kini tak hanya memenuhi kebutuhan dasar tetapi juga menjadi tren populer di kalangan anak muda. Seiring tren terbaru, minat masyarakat terhadap local pride meningkat, terutama di kalangan anak muda. Penelitian ini berfokus pada Viral Marketing, Impulse Buying, dan FOMO (Fear of Missing Out). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Viral Marketing dan Impulse Buying serta peran FOMO (Fear of Missing Out) sebagai variabel moderasi pada NAH Project. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan instrumen kuesioner sebagai teknik pengumpulan data. Objek penelitian ini adalah pengguna sepatu NAH Project yang berdomisili di Kota Bandung dengan jumlah 240 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Terdapat dua hipotesis dalam penelitian ini. Untuk menguji hipotesis, teknik yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Viral Marketing terhadap Impulse Buying pada NAH Project. Selanjutnya, FOMO (Fear of Missing Out) memperkuat hubungan antara Viral Marketing dan Impulse Buying pada NAH Project.
Strategi Pengembangan Pasar Produk Bawang Goreng Banggor melalui Program Fly Wheel Marketing Lutfi Herullamtsal; Permana, Sri Suwarsi, Rezi Muhammad Taufik; Taufik Permana, Rezi Muhamad
Bandung Conference Series: Business and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Business and Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v4i2.14488

Abstract

Abstract. The Banggor company is a company operating in the food industry that was founded in 2021. At its inception, Banggor was successful in attracting customer interest in fried onions of the best quality and many taste variants. In the course of a business there will definitely be competitors who will become our rivals. In facing increasingly fierce competition in the market, Banggor realizes that there is a need to develop strategies and implement these strategies effectively to achieve long-term business desires and growth. This report presents the results of Banggor's business trip which aims to improve management, strategy mapping and various analyzes using the SWOT matrix, Five Forces, Boston Consulting Group Matrix, and Balance Scorecad. Evaluation using measurements through financial reports has also been carried out to find out what plans can later be implemented. Where the results of the analysis and strategy implemented by Banggor are successful in its performance where in the quadrant Banggor is in the cash cow which means a high level of market share. Through the flywheel marekting program, Banggor increases customer loyalty numbers because the aim of this program is to provide the best service to customers so that the ultimate goal is to get loyal customers. Abstrak. Perusahaan Banggor ialah salah satu perusahaan yang bergerak pada industri makanan yang berdiri sejak tahun 2021. Pada awal berdirinya Banggor telah berhasil menrik daya minat pelanggan kearah bawang goreng dengan kualitas terbaik serta banyak varian rasanya. Dalam berjalannya sebuah bisnis pasti akan ada pesaing yang akan menjadi saingan kita. Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar, Banggor menyadari bahwa perlu adanya pengembangan strategi dan mengimplementasikan strategi tersebut yang efektif untuk mencapai keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis jangka panjangnya. Laporan ini menyajikan hasil dari perjalanan bisnis Banggor yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan serta pemetaan strategi dan berbagai analisis dengan menggunakan SWOT matrix, Five Forces, Boston Consulting Group Matrix, dan Balance Scorecad. Evaluasi menggunakan pengukuran melalui laporan keuangan pun sudah dilakukan untuk mengetahui rencana apa saja yang akan nantinya bisa di implementasikan. Dimana hasil dari analisis dan strategi yang di implementasikan oleh Banggor ini berhasil dalam kinerjanya dimana dalam kuadran Banggor berada pada cash cow yang berarti tingkat market share Tinggi. Melalui program fly whell marekting Banggor mendongkrak angka loyalitas pelanggan karena tujuan dari program ini ialah memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan agar tujuan akhirnya untuk mendapatkan loyal customer.