Perkembangan teknologi sampai saat ini sangat terasa dari berbagai bidang sekarang beralih untuk memanfaatkan teknologi. Era Digitalisasi mengikuti perkembangan jaman tidak jarang ditemui anak-anak sekarang sudah memegang Handphone ini adalah salah satu dampak perkembangan teknologi, yang menjadi keharusan dan tran saat ini. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif diskriptif. Dimana peneliti ingin mengetahui gangguan kesehatan yang dirasakan oleh atlet E sports Mobile Legends. Dari Hasil Pengumpulan data dari media social yang dibagikan di Youtube selama menjadi Atlet dapat dijelaskan bahwa 50% atlet melakukan latihan lebih dari 5 kali tiap minggu dengan rata-rata melakukan latihan sebanyak 3 kali per hari nya dengan intensitas 4-6 jam tiap hari dengan volume 126 jam setiap minggunya, 27, 8% atlet melakukan latihan 5 kali setiap minggu dengan rata-rata melakukan latihan sebanyak 3 kali per hari nya dengan intensitas 7 jam setiap hari dengan volume 105 jam setiap minggu, 22,2% atlet melakukan latihan sebanyak 4 kali dalam seminggu dengan rata-rata melakukan latihan 2 kali setiap hari dengan intensitas 4 jam perharinya dengan volume 32 jam setiap minggu.Pada Atlet Esport mereka sangat tidak peduli saat ada gejala kesehatanya. Selain itu, atlet esports mengabaikan masalah kesehatan yang terkait dengan pelatihan dan gaya hidup mereka serta perawatan lain untuk mengatasi gejala masalah kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa orang dewasa berusia antara 18 dan 64 tahun harus melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit dengan intensitas sedang 3-5 kali seminggu.