Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Diagnosis dan Tatalaksana Terkini Glaukoma Zahra, Azkiya
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 3 No 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.03.3.5

Abstract

Glaukoma merupakan salah satu penyebab utama kebutaan pada populasi dunia yang tidak dapat disembuhkan. Glaukoma umumnya ditandai dengan peningkatan tekanan intraokular (TIO), kerusakan papil saraf optik, dan penurunan lapangan pandang. TIO yang meningkat terus menerus dapat menekan papil saraf mata dan sel ganglion retina dan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Berdasarkan perubahan anatomis, glaukoma diklasifikasikan menjadi glaukoma sudut terbuka dan glaukoma sudut tertutup. Tatalaksana glaukoma saat ini, baik terapi farmakologi, terapi laser, maupun terapi pembedahan, bertujuan untuk mencegah progresivitas glaukoma dengan memanajemen TIO untuk mencapai kisaran target. Saat ini sedang dikembangkan beberapa terapi baru sebagai upaya untuk mengembalikan penglihatan yang hilang akibat glaukoma.
Diagnosis dan Tatalaksana Terkini Glaukoma Zahra, Azkiya
Jurnal Klinik dan Riset Kesehatan Vol 3 No 2 (2024): Edisi Februari
Publisher : RSUD Dr. Saiful Anwar Province of East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jk-risk.03.3.5

Abstract

Glaucoma is one of the leading cause of irreversible blindness in global population. Glaucoma is usually characterized with elevated intraocular pressure (IOP), optic nerve head damage, and decrease of visual field. Continuously high IOP might compress optic nerve head and retinal ganglion cells, causing an irreversible damage. Based on anatomical changes, glaucoma is classified into open angle glaucoma and angle-closure glaucoma. Current management of glaucoma, consisting of pharmachology treatment, laser treatment, and surgery treatment, is focusing to prevent glaucoma progressivity by managing TIO to achieve target range. New management strategies are currently being developed, in an effort to restore vision lost due to glaucoma.