Naufal Dhiyaa’ulhaq, Afif Kholisun Nashoih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS DORATOON SEBAGAI INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM DI SMP ISLAM CENDEKIA HARAPAN DENANYAR JOMBANG Naufal Dhiyaa’ulhaq, Afif Kholisun Nashoih
JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam) Vol 2 No 2 (2023): JIPI (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam)
Publisher : PRODI PAI FIK UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58788/jipi.v2i1.3369

Abstract

Sejarah Kebudayaan Islam merupakan mata pelajaran yang banyak mengandung riwayat cerita pada masa lampau dan dalam proses pembelajaranya lebih banyak bercerita, cenderung pasif dan monoton, sehingga menimbulkan kurang minatnya pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dikalangan para siswa. Atas dasar hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis doratoon sebagai inovasi media pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di tingkat SLTP. Adapun menggunakan metode yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan atas teori yang dikemukakan oleh Borg & Gall. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket dan wawancara. Kedua instrument tersebut digunakan untuk mengetahui validitas atau kelayakan media yang telah dikembangkan. Hasil penelitian di lapangan menyatakan bahwa media video animasi ini dinilai valid. Hal tersebut didasarkan atas penilaian ahli materi sebesar 84% dengan kategori sangat layak, dan penilaian ahli media sebesar 69% dengan kategori layak. Semetara pada tahap uji coba lapangan yang telah dilaksanakan di kelas VIII SMP Islam Cendekia Harapan Denanyar dengan jumalh 20 siswa. Hasil angket penilaian untuk siswa menyatakan bahwa media yang dikembangkan memperoleh nilai 88%, sehingga dikategorikan sangat layak. Dengan demikian produk video pembelajaran animasi berbasis Doratoon layak digunakan untuk pembelajaran secara publik untuk individu maupun kelompok.