Jika siswa menunjukkan motivasi belajar yang tinggi, maka proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih efektif dan efisien. Motivasi yang tinggi mendorong partisipasi aktif dalam proses belajar-mengajar, meningkatkan pemahaman terhadap materi, dan mempermudah pencapaian hasil belajar yang optimal. Namun, motivasi siswa terhadap pembelajaran bahasa Arab di MTs Pembangunan Mandirancan tergolong rendah, yang mungkin disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif, terutama ketergantungan pada buku teks yang cenderung monoton. Kondisi ini dapat menimbulkan kejenuhan terhadap metode pembelajaran yang diterapkan.Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini menggunakan buku pop-up sebagai media alternatif dalam pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) untuk mengevaluasi tingkat motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab tanpa menggunakan buku pop-up, (2) untuk membandingkan tingkat motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab antara kelompok yang menggunakan buku pop-up dengan kelompok yang tidak menggunakan buku pop-up, dan (3) untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku pop-up terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab tanpa menggunakan buku pop-up memiliki nilai rata-rata 103,59 yang menunjukkan tingkat motivasi yang rendah, (2) motivasi belajar siswa yang menggunakan buku pop-up mengalami peningkatan yang signifikan dengan nilai rata-rata mencapai 112,86, dibandingkan dengan kelompok yang tidak menggunakan, dan (3) penggunaan buku pop-up di MTs Pembangunan Mandirancan memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Arab. Temuan ini didukung oleh hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji t untuk dua sampel independen, dengan nilai signifikansi (dua sisi) sebesar 0,000. Oleh karena itu, hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.