This Author published in this journals
All Journal EQUILIBRIUM
Fikruddin, Tahta
Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana STAIN Kudus

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENANGANAN RISIKO PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BMT Se-KABUPATEN DEMAK Fikruddin, Tahta; Mufid, Fathul
EQUILIBRIUM Vol 3, No 2 (2015): EQUILIBRIUM
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/equilibrium.v3i2.1261

Abstract

Awareness of the risks are well understood is an integral part of efforts to optimize the benefits of a business, especially in the business in the financial sector. The purpose of this study was to determine the risk management and strategies to deal with it in a murabaha financing which occurs in BMT Se Demak. Qualitative approach used in this study. While the data obtained through interviews, observation, and documentation. The results showed that the application of murabaha financing risk management is effective with little evidence BMT NPF. In addition, the strategies used to minimize the risk of murabaha financing is by means of transcendental in risk management. When, internal barriers facing employees BMT is a lack of focus in the analysis, while the external obstacle is the customer had less good faith and entered banking in rural areas.: Kesadaran memahami risiko dengan baik merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan dari upaya untuk mengoptimalkan keuntungan suatu bisnis, apa lagi dalam bisnis di sector keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen risiko dan strategi untuk menghadapinya dalam pembiayaan murabahah yang terjadi di BMT Se Kabupaten Demak. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sedangkan data diperoleh dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi manajemen risiko pembiayaan murabahah berjalan efektif dengan bukti NPF BMT yang kecil. Selain itu, strategi yang digunakan untuk meminimalkan resiko pembiayaan murabahah adalah dengan cara transcendental dalam pengelolaan resiko. Manakala, hambatan internal yang dihadapi BMT adalah kurang fokusnya karyawan dalam analisa, sedangkan hambatan eksternalnya adalah nasabah punya iktikad kurang baik serta masuk perbankan di pedesaan.