Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN RADIASI DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU MEDAN TANDIONUGROHO, SAMUEL
JURNAL ILMIAH SIMANTEK Vol 5 No 3 (2021): JURNAL ILMIAH SIMANTEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupational safety and health is an instrument that aims to protect companies, jobs, and society from hazards resulting from work accidents. Radiation workers are classified as hazardous jobs and have a high risk of exposure to radiation, which can cause stochastic and deterministic effects. One way to prevent and minimize radiation received by radiation workers is with a radiation safety management system in radiology installations, which consists of a radiation protection organization, individual dose monitoring, radiation protection equipment, medical examinations, document storage, quality assurance, as well as education and training. , as an effort to reduce the impact of radiation risk and maintain occupational safety and health. This study describes the radiation safety management system at the Medan Pulmonary Hospital, with a qualitative approach descriptive research design. The samples taken were 7 components of the Radiation Safety Management System at the Radiology Installation of the Medan Pulmonary Hospital .The research results obtained are radiation protection organizations led by the head of the hospital, radiation protection officers totaling 1 person, and radiation workers totaling 12 people whose role is to reduce the risks that occur due to radiation exposure in radiology installations. Individual dose monitoring tools are owned by all staff working in radiology installations which are read quarterly. Radiation protection equipment only uses 4 aprons, while other radiation protection equipment has not been fulfilled. Periodic medical examination of each radiation worker once in 1 year. Documentation, namely records of dose results, and occupational health cards, are always kept for five years from the time the radiation workers stop working. X-ray quality assurance in the radiology installation at the Medan Lung Special Hospital is made in the quality assurance program for the planning, construction, operation and maintenance of the installation. Not all education and training in the radiology installation at the Medan Lung Special Hospital regarding radiation safety protection have been received by radiation workers. It can be concluded that the radiation safety management system is well implemented for patient, environmental and staff safety. It is recommended the fulfillment of other radiation protection equipment and education and training for all radiation workers.
Gambaran Proteksi Radiasi Pada Ruangan General X-Ray Merk Toshiba Di Rumah Sakit Khusus Paru Medan Tahun 2022 Tandionugroho, Samuel
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v1i3.517

Abstract

Proteksi radiasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk mengurangi dampak buruk radiasi akibat paparan radiasi. Tujuan dari pelaksanaan proteksi dan penyinaran adalah untuk mencegah terjadinya efek deterministik dan mengurangi peluang terjadinya efek stokastik. Pemeriksaan radiologi thorax di ruang ICU dengan pasien non kooperatif. Pasien di ICU yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pemeriksaan normal sesuai teori dan non kooperatif seperti: pasien tidak sadar, menggunakan ventilator atau alat bantu bagi pasien yang mengalami kesulitan bernafas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui studi proteksi radiasi di ruang rontgen umum TOSHIBA RS Khusus Paru Medan. pelaksanaan proteksi radiasi saat pemeriksaan thorax menggunakan pesawat ringan bergerak di Ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Khusus Paru Medan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Metode penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan gambaran objektif dari suatu keadaan. Penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada radiografer mengenai penerapan proteksi radiasi pada saat pemeriksaan thorax dengan menggunakan pesawat rontgen Merk TOSHIBA di RS Khusus Paru Medan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pemeriksaan thorax di Instalasi Radiologi RS Khusus Paru Medan tahun 2022 sudah menerapkan proteksi radiasi di ruang umum Rontgen Merk TOSHIBA di Instalasi Radiologi RS Khusus Paru Medan tahun 2022. Maka pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proteksi radiasi di ruang umum Rontgen Merk TOSHIBA di Instalasi Radiologi RS Khusus Paru Medan sudah sesuai dengan Standar Operasional Pemeriksaan (SOP).
Analisis Sistem Manajemen Keselamatan Radiasi Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Khusus Paru Medan Tandionugroho, Samuel
Medani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jpm.v2i3.518

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan instrumen yang bertujuan untuk melindungi perusahaan, pekerjaan, dan masyarakat dari bahaya yang didapat akibat kecelakaan kerja. Pekerja radiasi termasuk kedalam pekerjaan yang berbahaya dan memiliki resiko tinggi terpapar radiasi, yang dapat mengakibatkan efek stokastik dan efek deterministik. Salah satu cara mencegah dan meminimalisir radiasi yang diterima oleh pekerja radiasi yaitu dengan sistem manajemen keselamatan radiasi di instalasi radiologi,yang terdiri dari organisasi proteksi radiasi, pemantauan dosis perorangan, peralatan proteksi radiasi, pemeriksaan kesehatan, penyimpanan dokumen, jaminan kualitas, serta pendidikan dan latihan, sebagai upaya untuk mengurangi dampak resiko radiasi serta menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Pada penelitian ini mendeskripsikan sistem manajemen keselamatan radiasi di Rumah Sakit Khusus Paru Medan, dengan rancangan penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Sampel yang diambil adalah 7 komponen komponen Sistem Manajmen Keselamatan Radiasi Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Khusus Paru Medan. Hasil penelitian yang didapatkan adalah organisasi proteksi radiasi dipimpin oleh kepala rumah sakit, petugas proteksi radiasi berjumlah 1 orang, dan pekerja radiasi berjumlah 12 orang yang berperan guna mengurangi resiko yang terjadi akibat paparan radiasi di instalasi radiologi. Alat pemantauan dosis perorangan dimiliki oleh seluruh petugas yang bekerja di instalasi radiologi yang dibaca dalam periode triwulan. Peralatan proteksi radiasi hanya menggunakan apron yang berjumlah 4 apron, sedangkan alat proteksi radiasi lainnya belum terpenuhi. Pemeriksaan kesehatan setiap pekerja radiasi secara berkala sekali dalam 1 tahun. Pendokumentasian yaitu catatan hasil dosis, dan kartu kesehatan kerja, selalu disimpan selama lima tahun terhitung sejak pekerja radiasi berhenti bekerja. Jaminan kualitas sinar-X yang ada di instalasi radiologi Rumah Sakit Khusus Paru Medan dibuat dalam program jaminan kualitas untuk kegiatan perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan perawatan instalasi. Pendidikan dan pelatihan yang ada di instalasi radiologi Rumah Sakit Khusus Paru Medan tentang proteksi keselamatan radiasi belum semua didapatkan oleh pekerja radiasi Dapat disimpulkan bahwa sistem manajemen keselamatan radiasi terlaksana dengan baik untuk safety pasien, lingkungan dan petugas. Disarankan pemenuhan alat proteksi radiasi lainnya dan pendidikan dan latihan untuk semua pekerja radiasi.
Analisis Sistem Manajemen Keselamatan Radiasi Di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Khusus Paru Medan Tandionugroho, Samuel
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 2 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v2i3.502

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan instrumen yang bertujuan untuk melindungi perusahaan, pekerjaan, dan masyarakat dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Pekerja radiasi tergolong pekerjaan berbahaya dan memiliki risiko tinggi terpapar radiasi sehingga dapat menimbulkan efek stokastik dan deterministik. Salah satu cara untuk mencegah dan meminimalkan radiasi yang diterima oleh pekerja radiasi adalah dengan sistem manajemen keselamatan radiasi di instalasi radiologi, yang terdiri dari organisasi proteksi radiasi, pemantauan dosis individu, peralatan proteksi radiasi, pemeriksaan kesehatan, penyimpanan dokumen, penjaminan mutu, serta pendidikan dan pelatihan, sebagai upaya mengurangi dampak risiko radiasi dan menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini mendeskripsikan sistem manajemen keselamatan radiasi di RS Paru Medan, dengan desain penelitian deskriptif pendekatan kualitatif. Sampel yang diambil sebanyak 7 komponen Sistem Manajemen Keselamatan Radiasi di Instalasi Radiologi RS Paru Medan. Hasil penelitian yang diperoleh adalah organisasi proteksi radiasi dipimpin oleh kepala rumah sakit, petugas proteksi radiasi berjumlah 1 orang, dan petugas radiasi berjumlah 12 orang. orang yang berperan mengurangi risiko yang terjadi akibat paparan radiasi pada instalasi radiologi. Alat monitoring dosis individual dimiliki oleh seluruh staf yang bekerja di instalasi radiologi yang dibaca setiap triwulan. Peralatan proteksi radiasi hanya menggunakan 4 apron, sedangkan peralatan proteksi radiasi lainnya belum terpenuhi. Pemeriksaan kesehatan berkala setiap pekerja radiasi 1 kali dalam 1 tahun. Dokumentasi berupa catatan hasil dosis dan kartu kesehatan kerja selalu disimpan selama lima tahun terhitung sejak pekerja radiasi berhenti bekerja. Penjaminan mutu sinar X pada instalasi radiologi Rumah Sakit Khusus Paru Medan dibuat dalam program penjaminan mutu pada perencanaan, pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan instalasi. Pendidikan dan pelatihan di instalasi radiologi RS Khusus Paru Medan mengenai proteksi keselamatan radiasi belum seluruhnya diterima oleh pekerja radiasi. Dapat disimpulkan bahwa sistem manajemen keselamatan radiasi diterapkan dengan baik untuk keselamatan pasien, lingkungan dan staf. Disarankan pemenuhan peralatan proteksi radiasi lainnya serta pendidikan dan pelatihan bagi seluruh pekerja radiasi.   Occupational safety and health is an instrument that aims to protect companies, jobs, and society from hazards resulting from work accidents. Radiation workers are classified as hazardous jobs and have a high risk of exposure to radiation, which can cause stochastic and deterministic effects. One way to prevent and minimize radiation received by radiation workers is with a radiation safety management system in radiology installations, which consists of a radiation protection organization, individual dose monitoring, radiation protection equipment, medical examinations, document storage, quality assurance, as well as education and training, as an effort to reduce the impact of radiation risk and maintain occupational safety and health. This study describes the radiation safety management system at the Medan Pulmonary Hospital, with a qualitative approach descriptive research design. The samples taken were 7 components of the Radiation Safety Management System at the Radiology Installation of the Medan Pulmonary Hospital.The research results obtained are radiation protection organizations led by the head of the hospital, radiation protection officers totaling 1 person, and radiation workers totaling 12 people whose role is to reduce the risks that occur due to radiation exposure in radiology installations. Individual dose monitoring tools are owned by all staff working in radiology installations which are read quarterly. Radiation protection equipment only uses 4 aprons, while other radiation protection equipment has not been fulfilled. Periodic medical examination of each radiation worker once in 1 year. Documentation, namely records of dose results, and occupational health cards, are always kept for five years from the time the radiation workers stop working. X-ray quality assurance in the radiology installation at the Medan Lung Special Hospital is made in the quality assurance program for the planning, construction, operation and maintenance of the installation. Not all education and training in the radiology installation at the Medan Lung Special Hospital regarding radiation safety protection have been received by radiation workers. It can be concluded that the radiation safety management system is well implemented for patient, environmental and staff safety. It is recommended the fulfillment of other radiation protection equipment and education and training for all radiation workers.
Gambaran Proteksi Radiasi Pada Ruangan General X-Ray Merk Toshiba Di Rumah Sakit Khusus Paru Medan Tahun 2022 Tandionugroho, Samuel
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 2 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v2i2.503

Abstract

Proteksi radiasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk mengurangi dampak buruk radiasi akibat paparan radiasi. Tujuan penerapan proteksi dan radiasi adalah untuk mencegah efek deterministik dan mengurangi peluang terjadinya efek stokastik. Pemeriksaan radiologi thorax di ruang ICU dengan pasien tidak kooperatif. Pasien di ICU yang tidak memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan secara normal sesuai teori dan tidak kooperatif, seperti: pasien tidak sadarkan diri, menggunakan ventilator atau alat bantu bagi pasien yang mengalami kesulitan bernapas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian proteksi radiasi pada ruang rontgen umum TOSHIBA RS Paru Khusus Medan. penerapan proteksi radiasi pada pemeriksaan thorax menggunakan mobile light plane di Intensive Care Unit (ICU) RS Paru Khusus Medan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Metode penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan gambaran obyektif terhadap suatu keadaan. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara langsung dengan radiografer mengenai penerapan proteksi radiasi pada pemeriksaan thorax menggunakan pesawat x-ray Merk TOSHIBA di RS Paru Khusus Medan. Dari hasil penelitian terlihat bahwa pemeriksaan thoraks di Instalasi Radiologi RS Paru Khusus Medan pada tahun 2022 telah menerapkan proteksi radiasi di ruang umum Rontgen Merek TOSHIBA di Instalasi Radiologi RS Paru Khusus Medan pada tahun 2022. Maka dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proteksi radiasi di ruang umum Rontgen Merk TOSHIBA Instalasi Radiologi RS Paru Khusus Medan sudah sesuai dengan Standar Operasional Pemeriksaan (SOP).   Radiation protection is an action taken to reduce the damaging effects of radiation due to radiation exposure. The aim of implementing protection and radiation is to prevent deterministic effects and reduce the opportunity for stochastic effects to occur. Thorax radiology examination in the ICU room with a non-cooperative patient. Patients in the ICU where it is not possible to carry out normal examinations according to theory and are non-cooperative, such as: unconscious patients, using ventilators or assistive devices for patients who have difficulty breathing. The aim of this research is to determine the study of radiation protection in the TOSHIBA general X-ray room at the Medan Special Lung Hospital. implementation of radiation protection during thorax examinations using a mobile light aircraft in the Intensive Care Unit (ICU) of the Medan Special Lung Hospital. The research design used in this research is descriptive with an observational approach. This research method was carried out with the aim of creating an objective picture of a situation. This research was carried out by means of direct interviews with radiographers regarding the implementation of radiation protection during thorax examinations using a TOSHIBA Brand x-ray aircraft at the Medan Special Lung Hospital. From the research results, it can be seen that thorax examinations in the Radiology Installation of the Medan Special Lung Hospital in 2022 have implemented radiation protection in the TOSHIBA Brand X-Ray general room in the Radiology Installation of the Medan Special Lung Hospital in 2022. So in this study it can be concluded that radiation protection in in the TOSHIBA Brand X-Ray general room in the Radiology Installation at the Medan Special Lung Hospital, it is in accordance with the Examination Operational Standards (SOP).