Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan yang serius di dunia. Jumlah penderita hipertensi terus meningkat dari tahun ke tahun. Provinsi Riau merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang masih mengalami prevalensi hipertensi. Prevalensi hipertensi pada penduduk ?18 tahun di provinsi riau sebesar 29,14% pada tahun 2021. Hipertensi termasuk dalam 10 jenis penyakit terbesar nomor 3 dengan jumlah 198.543 (17,8%) penderita pada tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perilaku Pencegahan Hipertensi pada Masyarakat di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui metode indepth interview, dimana hasil penelitian yang dikumpulkan akanĀ menghasilkan data berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan alat bantu voice recorder (handphone) untuk merekam informasi dari responden. Panduan wawancara untuk membantu peneliti mengajukan pertannyaan sesuai dengan tujuan penelitian dalam proses wawancara. ada beberapa upaya yang dilakukan oleh lansia untuk pencegahan penyakit hipertensi yaitu seperti upaya melakukan aktivitas fisik, mengkonsumsi sayur dan buah serta upaya membatasi konsumsi garam. Pentingnya menerapkan perilaku pencegahan hipertensi dengan cara mengikuti setiap kegiatan yang diadakan oleh tim Puskesmas sehingga masyarakat sadar dan mandiri serta mampu terhindar dari penyakit hipertensi sejak dini dengan rutin. Diperoleh informasi yang mendalam tentang upaya yang dilakukan responden untuk pencegahan penyakit hipertensi, informasi lebih mendalam tentang promosi kesehatan yang didapatkan oleh responden untuk pencegahan penyakit hipertensi melalui keluarga, teman dan tenaga kesehatan di Posyandu lansia maupun di Puskesmas.