Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Ikatan Kimia dengan menggunakan Pembelajaran Cooperative Tipe STAD di Kelas X Abubakar, Ahmad
Jurnal Beta Kimia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2, Nomor 2: November 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jbk.v2i2.9080

Abstract

Metode pembelajaran kimia di sekolah cenderung hanya satu arah, text book oriented, abstrak dan menggunakan metode ceramah ,guru lebih aktif dalam memberikan informasi kepada siswa. Hal ini terjadi di SMA Negeri 1 Ende khususnya di kelas X MIPA 1 pada materi ikatan kimia. Berdasarkan hasil observasi bahwa hasil belajar materi ikatan kimia masih tergolong rendah, yaitu 55% ketuntasan dari standar ketuntasan 75% dengan nilai rata-rata 75. Guru yang mengajar kurang memperhatikan kemampuan berpikir siswa dan tidak melakukan pembelajaran bermakna, metode yang digunakan kurang bervariasi dan sebagai akibatnya motivasi belajar siswa menjadi sulit ditumbuhkan, dan pola belajar cenderung menghafal dan mekanistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I jumlah siswa yang memperoleh nilai dengan kriteria baik sekali 0%, kriteria baik 55,56% atau 20 siswa, kriteria cukup 38,88% atau 14 siswa, kurang 5,56% atau 2 orang siswa dan tidak ada yang memperolah kriteria kurang sekali. Selanjutnya pada siklus II dapat dilihat pula bahwa yang memperolah kriteria baik sekali 33,33% atau 12 orang siswa, baik 55,56% atau 20 siswa, cukup 11,11% atau 4 siswa, dan memperolah kriteria kurang sekali tidak ada. Hasil penelitian menunjukan kecenderungan siswa dalam setiap pertemuan mengalami kenaikan partisipasi dalam kegiatan belajar.
Wawasan Al-Qur’an Tentang Pembelaan terhadap Kaum Tertindas: ‎Telaah atas Krisis Hak Asasi di Palestina Wijaya, Muhammad Ikhsan; Abubakar, Ahmad; Mahfudz, Muhsin
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v7i1.729

Abstract

This article examines the human rights crisis affecting the Palestinian people through a thematic interpretation of the concept of mustadh'afīn in the Qur'an. The prolonged conflict in Palestine, marked by military occupation, forced evictions, economic blockades, and attacks on civilians, has made the Palestinian people a concrete representation of the modern oppressed. The Qur'an pays special attention to the existence of the mustadh'afīn as a group that must be defended and empowered. Through an analysis of verses such as QS al-Nisa’ verse 75, QS al-Qasas verse 5, and QS al-Isra’ verses 4–7, this article shows that defending the oppressed is an essential teaching of Islam that stems directly from the values ​​of justice and human solidarity affirmed in the Qur’an. This study also highlights the moral responsibility of the international Muslim community to respond to the Palestinian crisis actively, systematically, and based on the values ​​of revelation. With an interdisciplinary approach between the study of interpretation, human rights, and geopolitical reality, this article emphasizes that defending the Palestinian people is not merely a moral demand, but also a sharia obligation based on the spirit of divine justice.