Tujuan penelitian ini adalah 1) Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Katolikpada pokok bahasan Peran Roh Kudus dan Gereja sebagai Pesersekutuan melalui implementasi penilaian hasilbelajar, dan 2) mendeskripsikan respon siswa terhadap model pembelajaran dengan menggunakan modelDiscovery Learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan 11 orang siswa beragamakatolik kelas VIIId SMP Negeri 1 Berbah Sleman pada tahun pelajaran 2014/2015. Tindakan dilakukan dalamtiga siklus pembelajaran. Data dikumpulkan dengan pedoman observasi, tes pada masing-masing siklus, dandianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penerapan keaktifan, nilai prestasi dalam pembelajaran PendidikanAgama Katolik (PAK) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Terjadi peningkatan perolehan achievementbelajar siswa sebesar 18,27 dalam perbandingan perolehan pada siklus I ke siklus II dan 9,09% dalam perbandinganperolehan pada siklus II ke siklus III dalam segi hasil belajar. Dengan dapat diperolehnya nilai siswa (dari skorrata-rata sebesar 63,54% dengan kualifikasi rendah pada siklus I menjadi sebesar 81,81% dengan kualifikasitinggi pada siklus II, dan sebesar 90,90% dengan kualifikasi sangat tinggi pada siklus III). Keaktifan dalambelajar mempunyai peran yang sangat positif. Sedangkan ketuntasan minimal, selalu mengalami peningkatanyang dibuktikan dengan prestasi yang tidak tuntas pada siklus I, tuntas pada siklus II, dan lebih tuntas lagi padasiklus III. Dengan demikian respon siswa terhadap penggunaan metode Discovery Learning dalam pembelajaranPendidikan agama Katolik adalah sangat positif.Kata Kunci: Discovery Learning, keaktifan, prestasi belajar