Alissa, Via
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESADARAN PESERTA DIDIK DALAM PENERAPAN GREEN SCHOOL UNTUK MENDUKUNG ESD (EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT) Alissa, Via
EduTeach : Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran Vol 3 No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Unit Pelaksana Praktik Kependidikan Terpadu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/eduteach.v3i2.3805

Abstract

Education for Sustainable Development bertujuan untuk mengembangkan keterampilan generasi penerus bumi agar mampu menjaga keberlangsungan lingkungan di masa yang akan datang. ESD umumnya berfokus pada pengembangan dan penguatan kompetensi individu peserta didik, dimana memungkinkan peserta didik untuk berkontribusi dan berpartisipasi dalam proses pembangunan berkelanjutan dari berbagai dimensi. Pendekatan Education for Sustainable Development (ESD) sangat penting dalam pendidikan untuk menanamkan pengetahuan serta) menjadi langkah konkrit pemerintah untuk mengatasi permasalahan lingkungan pada saat ini. ESD muncul menjadi beberapa kajian seperti : 1) pendidikan lingkungan; 2) pendidikan global/pendidikan untuk tanggung jawab global; 3) pendidikan kewarganegaraan/pendidikan politik; 4) pendidikan melawan kekerasan dan rasisme; 5) pendidikan kesehatan serta banyak sekali kontribusi dalam literatur tentang ESD yang mengidentifikasi keterampilan dan pola pikir sebagai cara untuk memberdayakan individu untuk memulai dan melakukan perubahan, Artinya, dalam praktiknya, memungkinkan peserta didik untuk mengukur kesadaran peserta didik Berdasarkan hasil tersebut, dapat dilihat bahwa kompetensi-kompetensi ESD dapat diimplementasikan ke dalam pembelajaran. hasil penelitian menemukan bahwa pada indikator sosial lingkungan, dan ekonomi diperoleh persentase yang paling besar pada indikator ekonomi dengan perolehan sebesar 83%, kemudian di ikuti oleh indikator sosial dengan perolehan sebesar 80% dan persentase yang paling rendah yaitu pada indikator lingkungan dengan jumlah perolehan sebesar 79%.