Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Permainan Media Edukatif Puzzle untuk Melatih Motorik Halus Siswa Kelas III SD Negeri 19 Desa Sukarami Mawardah, Mutia; Pratiwi, Putri Ajeng
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v4i1.275

Abstract

Primary school education is the most critical educational process in the development of students. This is because primary school is the essential source of education for children to acquire knowledge after they have been educated by their parents at home, and it is a transition from kindergarten, where children have to adapt to a new environment, to the next level where they review not only games and songs but also primary school life. Six- to eight-year-olds begin to engage in learning to hone their cognitive skills. The method used is the puzzle educational media method; based on the results of the application of educational games at SD Negeri 19 Sukarami Village, it can be seen that children whose fine motoric development in writing was initially not smooth and slow are now writing quite well and are no longer left behind in writing material.
Internal Locus of Control Sebagai Variabel Moderasi pada Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Karyawan Pratiwi, Putri Ajeng; Mayasari, Ni Made Dwi Ariani
Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/pjmb.v7i1.83288

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai kajian empiris hubungan kompetensi terhadap kinerja dan peraninternal locus of control dalam memoderasi hubungan tersebut. Desain penelitian menggunakankuantitatif kausal. Subjek penelitian adalah karyawan non-manajerial BPJS Ketenagakerjaan KantorWilayah Banuspa dan Kantor Cabang yang berjumlah 34 responden berdasarkan simple randomsampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan dokumentasi serta seluruh variabel diukurmenggunakan skala likert. Metode dan teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (pathanalysis) untuk menguji pola hubungan antar variabel dan MRA (Moderating Regression Analysis) untukmenguji interaksi variabel moderasi. Pengujian ini menggunakan program SPSS (Statistical Productand Service Solutions). Hasil penelitian membuktikan secara langsung: (1) kompetensi berpengaruhpositif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan (2) Internal Locus of Control tidak dapatmemoderasi hubungan antara kompetensi terhadap kinerja karyawan non-manajerial pada BPJSKetenagakerjaan Kantor Wilayah Banuspa dan Kantor Cabang naungan. Adapun saran operasionalyaitu diharapkan tersedianya program dasar namun krusial dan menyasar seluruh karyawan.
Pemberdayaan Kelompok Pembudidaya King Lele Farm di Desa Tengket, Arosbaya : Metode Persiapan Sistem Bioflok Safitri, Talitha Aulia Nadifah; Junaedi, Abdus Salam; Argiandini, Devita Mega; Pratiwi, Putri Ajeng; Nexvia, Cinta Marshanda; kholiq, Mad; Ramadhani, Mohammad Rifli; Zainuri, Muhammad; Biroli, Alfan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas ikan lele (Clarias sp.) menjadi salah satu ikan air tawar yang banyak di budidayakan salah satunya oleh pembudidaya King Lele Farm, Desa Tengket, Arosbaya. Budidaya ikan lele masih diterapkan secara konvensional oleh masyarakat serta memiliki permasalahan pada kualitas air dan biaya pakan yang mahal. Kegiatan pengabdian KKN-T yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen secara langsung untuk mengatasi permasalahan budidaya yang masih dilakukan secara konvenional melalui pendampingan persiapan budidaya dengan sistem bioflok. Budidaya sistem bioflok ini memiliki beberapa tahapan untuk menciptakan ekosistem kolam yang baik dengan penambahan molase dan probiotik hingga pemasangan aerator. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada Bulan September hingga Desember 2025. Budidaya sistem bioflok memiliki keunggulan dapat mengatasi permasalahan pada kualitas air dan mampu menekan biaya pakan karena munculnya pakan alami serta pembesaran ikan yang lebih cepat. Hasil dari kegiata ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan
Strategi Menuju Swasembada Pangan Nasional Melalui Optimalisasi Produksi Perikanan di Pembudidaya King Lele Farm, Arosbaya Junaedi, Abdus Salam; Nexvia, Cinta Marshanda; Zainuri, Muhammad; Biroli, Alfan; Argiandini, Devita Mega; Nadifah Safitri , Talitha Aulia; Pratiwi, Putri Ajeng; Madkholiq, Madkholiq; Ramadhani, Mohammad Rifli
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8374

Abstract

King Lele Farm di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan menghadapi beberapa permasalahan krusial dalam budidaya lele, yaitu kualitas air kolam yang belum stabil, efisiensi pakan yang rendah, ketergantungan tinggi pada pakan komersial dengan biaya produksi besar, serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam formulasi pakan dan perbanyakan probiotik. Program pengabdian masyarakat MBKM KKNT 2025 bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan inovasi manajemen budidaya berbasis bioflok, pelatihan perbanyakan probiotik mandiri, serta pendampingan formulasi pakan berbasis bahan lokal yang diinduksi probiotik. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan melalui tahapan survei dan pemetaan kebutuhan mitra, penguatan sarana budidaya melalui pembangunan sumur bor, sosialisasi sistem bioflok, pelatihan teknis perbanyakan probiotik, serta pendampingan manajemen pakan, pembesaran lele, dan strategi pemasaran. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengelolaan budidaya lele. Tingkat pemahaman mitra terhadap manajemen kualitas air dan sistem bioflok meningkat dari 45% menjadi 80%, sementara keterampilan dalam formulasi pakan berbasis bahan lokal dan perbanyakan probiotik meningkat dari 40% menjadi 78%. Selain itu, mitra mulai menerapkan praktik pengelolaan pakan yang lebih efisien untuk menekan biaya produksi. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas teknis mitra serta menjadi dasar pengembangan budidaya lele yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan lokal.