This Author published in this journals
All Journal MAGISTRA
., Fembri
MAGISTRA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL NUMBER HEAD TOGETHER BERBANTUAN MAGIC CARD DALAM KURIKULUM 2013  SEKOLAH DASAR ., Fembri
MAGISTRA Vol 29, No 99 (2017): Magistra Maret
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.296 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 menghendaki karakteristik siswa sekolah dasar abad 21 mampu menghadapitantangan pembelajaran. Guru akan diuji dalam menyambut tantangan. Guru yg profesional akan membelajarkansiswa untuk mempunyai ilmu wawasan, teknologi, berprestasi, beretika dan menyenangkan. Siswa sekolahdasar menyukai pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Numbered Head Together (NHT) adalah salahsatu model pembelajaran kooperatif yang melibatkan siswa aktif dalam kelompok. Peserta didik dibagi dalamkelompok dengan tiap anak mendapatkan nomor. Pembelajaran ini di kombinasikan dengan media magic carddalam penerapan di kurikulum 2013. Magic card dibuat untuk pembelajaran yang menyenangkan. Pembelajarankurikulum 2013 akan menjadi lebih bermakna dan menyenangkan dengan penerapan model NHT berbantuanmagic card. Model ini akan mempermudah guru menciptakan suasana kondusif di dalam kelas.Kata kunci: Model Number Head Together, Magic Cards, Kurikulum 2013
INQUIRI DENGAN AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA KELAS IV ., Fembri
MAGISTRA Vol 29, No 101 (2017): Magistra September
Publisher : MAGISTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.091 KB)

Abstract

Rendahnya kualitas pembelajaran kelas IV sekolah dasar memerlukan perbaikan pembelajaran.Salah satu model yang digunakan adalah inquiri dengan audiovisual untuk meningkatkan kualitas pembelajarandi kelas. Penelitian ini dilakukan di SD N Grujugan kabupaten Kebumen. Penelitian ini memakai penelitiantindakan kelas.Hasilnya menunjukan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran IPA model inquiri dengan audiovisualyaitu siklus I memiliki rata-rata 62% dengan predikat baik dan pada siklus II meningkat dengan rata-rata 88,6%predikat sangat baik. Keterampilan guru untuk siklus I rata-rata 70% masuk predikat baik, meningkat padasiklus II rata-rata 80% masuk predikat baik. Hasil belajar siswa untuk siklus I mencapai ketuntasan belajarklasikal 79% meningkat untuk siklus II 92%. Kesimpulan penelitian ini bahwa model inquiri dengan audiovisualdapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA kelas IV.Kata kunci: Inquiri, Audiovisual, Kualitas Pembelajaran