Latar Belakang : Teknologi digital berkembang pesat di era Revolusi Industri 4.0,yang telah mengubah cara orang terhubung dan bekerja di banyak industri. Pasar tenaga kerja menghadapi hambatan besar dan peluang baru sebagai akibat dari ekonomi digital,yang melibatkan penggunaan TIK untuk mendukung kegiatan ekonomi.Banyak pekerjaan tradisional yang terancam digantikan oleh otomatisasi dan kecerdasan buatan,sementara kebutuhan akan keterampilan digital juga meningkat. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menawarkan pemahaman menyeluruh tentang bagaimana teknologi digital mengubah sifat pekerjaan dan kebutuhan akan keterampilan di berbagai industri.Laporan ini juga bermaksud menyarankan tindakan strategis yang harus diambil untuk memastikan transisi yang lancar dan inklusif bagi semua pihak yang terlibat. Metode : Wawancara mendalam dan metodologi survei digabungkan dalam desain metode campuran penelitian ini untuk menyelidiki bagaimana ekonomi digital mempengaruhi evolusi pasar tenaga kerja. Populasi penelitian terdiri dari akademisi, peneliti,dan karyawan di bidang ekonomi digital,dengan sampel yang dipilih secara khusus untuk mewakili berbagai industri terkait.Wawancara mendalam dan diskusi kelompok terfokus(FGD) digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif guna lebih memahami pengalaman dan pendapat responden. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi digital telah mengubah secara signifikan struktur pasar kerja di era Revolusi Industri 4.0. Sekitar 75% responden melaporkan peningkatan efisiensi dan produktivitas berkat penerapan teknologi digital. Selain itu, ada pergeseran yang jelas dalam permintaan keterampilan, di mana 70% responden menekankan pentingnya keterampilan digital,seperti analisis data dan pemrograman, untuk mendapatkan pekerjaan.Namun,kesenjangan dalam akses pelatihan keterampilan digital menjadi tantangan utama, terutama bagi pekerja dari sektor tradisional.