Terapi kelompok telah muncul sebagai metode yang menonjol dalam bidang konseling dan terapi, menawarkan lingkungan yang mengayomi bagi individu untuk mendapatkan bantuan, meningkatkan kesadaran diri, dan mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk pengembangan pribadi jangka panjang. Fungsi konselor dalam dinamika terapi kelompok sangat penting untuk memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok. Tulisan ini berusaha untuk mengkaji secara menyeluruh fungsi konselor dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok dalam terapi kelompok. Para peneliti melakukan telaah pustaka secara komprehensif untuk menyelidiki konsep-konsep teoritis mengenai tugas konselor dalam terapi kelompok. Mereka juga menganalisis strategi, teknik, dan pendekatan yang efisien yang digunakan oleh konselor untuk membantu anggota kelompok dalam mencapai kemampuan maksimal mereka. Fungsi konselor dalam terapi kelompok meliputi tugas-tugas mengatur, memfasilitasi, dan membimbing anggota kelompok. Konselor, dalam perannya sebagai pengatur, menciptakan suasana yang aman dan terorganisir untuk pertukaran pengalaman. Fasilitator mendorong dialog yang substantif dan keterlibatan yang produktif. Sebagai mentor, mereka menawarkan bantuan, persepsi, dan arahan yang diperlukan bagi individu untuk meningkatkan kesadaran diri mereka dan menaklukkan hambatan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metodologi berbasis kepustakaan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik konselor dalam pengaturan otentik terapi kelompok. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan teori dan praktik di bidang konseling dan terapi.