Indraharsana, Ida Bagus Yudharma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PREVALENSI TUMOR TULANG GANAS RSUP SANGLAH DENPASAR PADA TAHUN 2013-2015 Indraharsana, Ida Bagus Yudharma; Wiratnaya, I Gede Eka
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i09.P09

Abstract

Tumor tulang ganas sering bermetastasis atau menyebar keseluruh tubuh. Di hampir semua kasus, pengobatan untuk tumor ganas melibatkan kombinasi kemoterapi, radiasi, dan pembedahan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran dan prevalensi tumor tulang ganas di RSUP Sanglah Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan retrospektif deskriptif terhadap 28 orang pasien tumor tulang ganas di RSUP Sanglah tahun 2013-2015. Terdiri dari tiga jenis tumor tulang ganas yaitu Osteosarcoma, Ewing Sarcoma, dan Chondrosarcoma. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa penderita tumor tulang ganas ganas (Osteosarcoma, Ewing Sarcoma, dan Chondrosarcoma) dari 28 orang sampel lebih banyak ditemukan pada jenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 15 orang (54%) dibandingkan penderita dengan jenis kelamin laki-laki yang berjumlah 13 sampel (46%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tumor tulang ganas utamanya Osteosarcoma, Ewing Sarcoma, dan Chondrosarcoma didominasi oleh penderita pada usia remaja (13-20 tahun) yaitu sebanyak 17 orang (60,7%), usia dewasa awal (21-35 tahun) sebanyak 5 orang (17,9%), dewasa madya (36-60 tahun) sebanyak 4 orang (14,3%), dan masing-masing satu kejadian (3,6%) pada individu dengan pada usia anak dan dewasa lanjut. Kata kunci : Tumor tulang ganas, umur, jenis kelamin, jenis tumor, lokasi
SUCCESSFUL INTERNAL RIB FIXATION USING SHAPP PLATE IN ADULT WOMEN WITH RIB FRACTURE AND CHRONIC PAIN: A CASE REPORT Indraharsana, Ida Bagus Yudharma; Yasa, Ketut Putu
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v10i2.6567

Abstract

Rib fractures are common injuries occur 10% of all traumatically injured patients. Initial management involves adequate analgesia, thoracostomy drainage if indicated, and respiratory care. Surgical rib stabilization become increasingly important but still no international clear consensus on indication is available regarding indications and patient selection. No method and/or technique was found to be superior compared to others. The aim of this study is to describe outcome of internal rib fixation using SHAPP plate. We report a 52-year-old woman, came to emergency room (ER) after motorbike accident, right chest hit handlebar. Presented with bad right chest pain and pain when inhale, VAS 7. Chest radiograph revealed fracture right posterior rib 8,9,10 medial. Chest CT showed linier fracture non displaced of right posterior rib 7. Initial treatment consists of pain management. Patient discharged after three days. Follow up at two weeks, patient still felt right chest pain when inhale and during activities with VAS 6. Second CT revealed not found fracture of right posterior rib 6-7. Patient planned to undergo internal rib fixation. Indication of surgery is prolonged and worsened pain. Internal rib fixation used SHAPP plate. Patient clinical condition significantly improved post operative with length of stay 4 days. Follow up at one month after surgery, confirmed a full return to daily activities without pain. This study reported that rib fracture treated through internal rib fixation, allows rapid recovery as well as eradicating chronic pain causes by rib fracture its self.