Butar, Christine Rosalina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPRESI EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR (EGFR) TINGGI SEBAGAI FAKTOR RISIKO RESPON KEMORADIASI NEGATIF PADA KARSINOMA NASOFARING NON KERATINISASI SUBTIPE TIDAK BERDIFERENSIASI DI RSUP PROF.DR.I.G.N.G. NGOERAH Butar, Christine Rosalina
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i05.P15

Abstract

Kasus karsinoma nasofaring (KNF) semakin meningkat, dengan 20-30 persen pasien mengalami gagal terapi/rekurensi dan/atau metastasis. Overekspresi EGFR mencapai 80% pada biopsi KNF primer dan dianggap sebagai faktor risiko kegagalan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekspresi EGFR tinggi sebagai faktor risiko respon kemoradiasi negatif pada karsinoma nasofaring non keratinisasi subtipe tidak berdiferensiasi di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah. Sampel penelitian ini adalah penderita karsinoma nasofaring non keratinisasi subtipe tidak berdiferensiasi dan telah mendapatkan terapi kemoradiasi lengkap yang bahan biopsinya diperiksa secara histopatologi di Laboratorium Patologi Anatomi RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, yang terdiri dari 23 sampel kelompok kasus yaitu dengan respon kemoradiasi negatif dan 23 sampel kelompok kontrol yaitu dengan respon kemoradiasi positif dari tanggal 1 Januari 2017 sampai 31 Desember 2021. Ekspresi EGFR dinilai dengan pewarnaan imunohistokimia. Hasil penelitian ini menunjukkan rerata usia pasien 48,63 tahun, dengan usia termuda 23 tahun dan tertua 71 tahun serta didominasi oleh pria (62,5%). Ekspresi EGFR dan respon kemoradiasi pada KNF dengan analisis chi-square, didapatkan p-value sebesar 0,044 (p<0,05) dan OR=4,286. Simpulan penelitian ini adalah ekspresi EGFR tinggi merupakan faktor risiko respon kemoradiasi negatif pada pasien karsinoma nasofaring non keratinisasi subtipe tidak berdiferensiasi. Pasien karsinoma nasofaring non keratinisasi subtipe tidak berdiferensiasi dengan ekspresi EGFR yang tinggi memiliki risiko 4,3 kali lebih tinggi untuk mendapatkan respon kemoradiasi negatif dibandingkan pasien karsinoma nasofaring non keratinisasi subtipe tidak berdiferensiasi dengan ekspresi EGFR yang rendah. Kata kunci : EGFR, karsinoma nasofaring, tidak berdiferensiasi, kemoradiasi