Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh strategi multi segmen yang diukur dengan Indeks Herfindahl (HI) serta Persistensi Laba pengaruhnya terhadap Earnings Response Coefficient (ERC) yaitu respon pasar disekitar tanggal pengumuman laba. Untuk strategi multi segmen digunakan pengukuran dengan menggunakan indeks Herfindahl (HI), dimana semakin HI mendekati nilai 1 artinya perusahaan tersebut semakin terfokus pada satu segmen tertentu. Adapun semakin HI mendekati nilai nol artinya perusahaan memiliki strategi menyebar usahanya ke banyak segmen. Untuk persistensi laba digunakan ukuran perubahan laba, dari laba tahun ini terhadap laba tahun sebelumnya. Sebagai faktor pemoderasi digunakan variabel kualitas laba, yaitu nilai 1 bagi perusahaan yang diaudit oleh KAP Big4 dan nilai nol jika diaudit oleh KAP non Big4. Hasil pengujian menunjukkan bahwa strategi multi segmen yang ditunjukkan melalui indeks herfindahl tidak berpengaruh signifikan terhadap ERC, seberapapun segmen bisnis yang dijalankan perusahaan tidak mempengaruhi nilai ERC. Adapun untuk persistensi laba, hasil menunjukkan berpengaruh positif signifikan (α = 1%) terhadap ERC, Artinya semakin perusahaan memiliki laba yang persisten dari tahun ke tahun, semakin meningkat respon pasar di sekitar tanggal pengumuman laba tersebut. Untuk model dengan pemoderasi kualitas laba, hasil menunjukkan bahwa kualitas laba terbukti dapat berperan sebagai faktor pemodersi. Pada perusahaan yang diaudit oleh KAP Big4 terbukti memperkuat pengaruh strategi multi segmen ERC. Sementara untuk persistensi laba, keberadaan KAP Big4 juga memperkuat pengaruh laba yang persisten terhadap respon positif pasar disekitar tanggal pengumuman laba (ERC).