This Author published in this journals
All Journal FARMASAINKES
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Persepsi Pasien Parkinson Terhadap Penyakit yang Dideritanya Di Rsud Dr. M. Ashari Pemalang Wiharti, Cici
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2783

Abstract

Penyakit Parkinson adalah penyakit neuredegeneratif yang ditandai dengan gejala motorik seperti tremor, bradikinesia dan kelainan postur tubuh. Persepsi penyakit merupakan keyakinan dan pandangan pribadi seseorang tentang penyakitnya dan akan mempengaruhi respons emosional pasien dan perubahan perilaku seperti kepatuhan dan keputusan pengobatan. Jumlah penderita penyakit Parkinson pada tahun 2030 di 15 negara di dunia akan mencapai 4 juta orang. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 200.000 hingga 400.000 kasus penyakit Parkinson pada 2003. Pada pada tahun 2010, peningkatnya mencapai 876.665 orang. Indonesia menempati peringkat ke–12 di dunia dan peringlat ke–5 di Asia Tenggara dengan angka kematian 1.100 pada tahun 2002. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi pasien Parkinson terhadap penyakit yang dideritanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif observasional dan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Parkinson dengan usia lebih dari 17 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Data diambil dengan pengisian kuesioner Brieff Illnes Perception Questionnaire (B-IPQ) yang telah divalidasi. Analisa data menggunakan Teknik univariat yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil pengukuran persepsi pasien Parkinson di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang dengan menggunakan instrument B-IPQ versi Indonesia mendapatkan nilai rata-rata 47,06 yaitu berada diatas batas tengah. Sehingga penelitian ini pasien mempunyai persepsi negatif terhadap penyakitnya sebesar 65,2%.