Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hungarian Algoritma Analisis Algoritma Hungarian Dalam Penentuan Model Pembagian Kerja Guna Efektifitas Kegiatan Pemeliharaan Lingkungan Mardian, Budi
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v4.2022.198

Abstract

Persoalan penugasan (assignment) terkait erat dengan teknik membuat model penugasan yaitu membuat tabel pembagian tugas yang efektif dengan memperhatikan faktor-faktor pendukung dari sumber daya yang ada. Beberapa pertimbangan untuk mencapai hasil optimal diantaranya adalah kesiapan sumber daya yang produktif, efektif dan efisien.Salah satu cara membuat model penugasan adalah dengan menggunakan algoritma Hungarian. Untuk dapat menerapkan algoritma Hungarian, jumlah sumber-sumber yang ditugaskan harus sama dengan jumlah tujuan yang akan diselesaikan. Selain itu, masing-masing sumber harus ditugaskan hanya untuk satu tujuan. Prinsip dasar algoritma hungarian adalah memilihkan setiap satu job hanya untuk satu pekerja, misalnya dalam hal pembagian area kerja untuk pemeliharaan lingkungan di sekitar ksatrian AAU. Data yang diuji terdiri dari 14 kelompok kerja dan 14 area kerja, dengan nilai-nilai pilihan prioritas dari 1-14. Dari hasil pengolahan data didapat nilai optimal sebesar 22 mendekati nilai minimal 14. Nilai optimal 22 merupakan total nilai pilihan prioritas terbaik, sehingga tabel penugasan yang terbentuk hampir memenuhi keinginan seluruh kelompok kerja. Akurasi hasil olah data algoritma hungarian dapat diukur dengan menggunakan solver pada microsoft excel dan module assignment pada software operation research POM-QM.
Analisis Penentuan Personil Penanggung Jawab Checkpoint Pesiar Taruna dengan Metode Hungarian di Akademi Angkatan Udara Mardian, Budi; Nur, Gustino Crisliandi
Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (SENASTINDO) Vol. 5 (2023): Prosiding Seminar Nasional Sains Teknologi dan Inovasi Indonesia (Senastindo)
Publisher : Akademi Angkatan Udara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54706/senastindo.v5.2023.266

Abstract

Checkpoint memiliki berbagai fungsi seperti tempat berkumpul, titik pertemuan ataupun pos pemerikasaan. Keberadaan checkpoint dapat memudahkan kegiatan monitoring atau pengecekan. Dalam era modern saat ini keberadaan chekpoint dengan mudah dapat diketahui melalui google map serta dapat ditandai untuk memudahkan pengecekan selanjutnya. Hampir semua sektor kegiatan telah memiliki chekpoint yang sudah ditandai koordinat nya di google map, seperti mesjid, pom bensin, rumah sakit, perkantoran dll termasuk chekpoint para taruna AAU. Checkpoint taruna AAU adalah suatu tempat yang digunakan para taruna AAU sebagai persinggahan ataupun tempat istirahat sementara. Chekpoint tersebut hanya dapat digunakan oleh taruna AAU pada saat kegiatan pesiar, weekend, izin bermalam ataupun cuti. Untuk menjaga ketertiban dan kedisiplinan taruna dalam pemanfaatan chekpoint tersebut, maka Wingtar AAU secara rutin memerintahkan para pengasuh untuk melakukan pengawasan terhadap checkpoint tersebut. Penunjukkan pengasuh pengawas chekpoint dilaksanakan berdasarkan surat perintah ataupun penunjukan langsung. Namun belum mempertimbangkan jarak antara tempat tinggal pengasuh dengan chekpoint taruna. Kondisi diatas menunjukkan bahwa cara penunjukkan pengasuh pengawas checkpoint taruna belum efektif, sehingga perlu adanya penyesuaian antara jarak tempat tinggal pengasuh dengan chekpoint taruna tersebut. Sebagai alternatif dalam hal pengawasan chekpoint taruna, dapat dilakukan dengan menggunakan metode Hungarian yaitu suatu metode yang dapat memberikan solusi terhadap pembagian kerja yang efektif.