Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI CARA MEMBACA LABEL INFORMASI NILAI GIZI YANG BAIK PADA WANITA USIA SUBUR Ghafira, Irna; Sufyan, Dian Luthfiana; Yuningsih, Anita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 4, No 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i2.1093

Abstract

Wanita usia subur (WUS) merupakan kategori wanita yang  memiliki rentang usia 15 – 49 tahun. Pada usia tersebut, wanita rentan terhadap penyakit reproduksi seperti PCOS, kanker serviks, dan permasalahan gizi seperti obesitas. Prevalensi angka obesitas pada wanita usia subur memiliki prevalensi yang tinggi dengan total 26,4% di Kota Depok. Dengan itu, diperlukan kegiatan berupa pemberian edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup yang baik seperti bijak dalam memilih asupan makanan agar tidak mengalami kelebihan asupan energi. Kegiatan pemberian edukasi dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan yang dihadiri oleh 30 WUS di daerah Pengasinan, Sawangan, Depok. Edukasi dilakukan dengan media leaflet, poster, dan produk camilan kemasan. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan rerata skor pre test dan post test, masing-masing 8.03 + 1.52 SD dan 9.67 + 0.54 SD. Hasil uji beda menunjukkan adanya perbedaan rerata skor evaluasi pengetahuan tersebut p<0.05 pada pengetahuan mengenai pengetahuan obesitas dan tata cara membaca label informasi nilai gizi  sebelum dan sesudah dilakukannya edukasi. Pengetahuan terkait label informasi nilai gizi diharapkan dapat menginisiasi perubahan perilaku kepada konsumsi pangan yang lebih sehat.
Perbaikan Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan melalui Sosialisasi ASI Eksklusif di Puskesmas Pengasinan Prilia Putri, Navianur; Luthfiana Sufyan, Dian; Yuningsih, Anita
SABDAMAS Vol 2 No 1 (2023): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/sabdamas.v2i1.5017

Abstract

Bayi usia 0-6 bulan termasuk ke dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sehingga pertumbuhan dan perkembangannya dipengaruhi dari asupan gizi yang baik. ASI eksklusif merupakan asupan utama yang diberikan untuk bayi usia 0-6 bulan. Selain mengandung zat gizi untuk pertumbuhan dan perkembangan, ASI mengandung zat antibodi untuk kekebalan tubuh. Namun, rendahnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi dapat memengaruhi status gizi bayi pada masa yang akan datang. Untuk itu, diperlukan kegiatan berupa edukasi mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan. Tujuan kegiatan ini adalah mengkaji faktor penghambat pemberian ASI eksklusif dan meningkatkan pengetahuan ibu bayi dengan intervensi berupa pentingnya ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pengasinan. Edukasi dilakukan menggunakan poster kepada tiga puluh ibu. Hasil yang didapatkan dari uji Wilcoxon Signed Rank Test adalah nilai Sig. 0,000 < 0,05. Simpulan dari uji yang dilakukan adalah terdapat pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai pentingnya ASI eksklusif.
EDUKASI CARA MEMBACA LABEL INFORMASI NILAI GIZI YANG BAIK PADA WANITA USIA SUBUR Ghafira, Irna; Sufyan, Dian Luthfiana; Yuningsih, Anita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol. 4 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i2.1093

Abstract

Wanita usia subur (WUS) merupakan kategori wanita yang  memiliki rentang usia 15 – 49 tahun. Pada usia tersebut, wanita rentan terhadap penyakit reproduksi seperti PCOS, kanker serviks, dan permasalahan gizi seperti obesitas. Prevalensi angka obesitas pada wanita usia subur memiliki prevalensi yang tinggi dengan total 26,4% di Kota Depok. Dengan itu, diperlukan kegiatan berupa pemberian edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup yang baik seperti bijak dalam memilih asupan makanan agar tidak mengalami kelebihan asupan energi. Kegiatan pemberian edukasi dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan yang dihadiri oleh 30 WUS di daerah Pengasinan, Sawangan, Depok. Edukasi dilakukan dengan media leaflet, poster, dan produk camilan kemasan. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan rerata skor pre test dan post test, masing-masing 8.03 + 1.52 SD dan 9.67 + 0.54 SD. Hasil uji beda menunjukkan adanya perbedaan rerata skor evaluasi pengetahuan tersebut p<0.05 pada pengetahuan mengenai pengetahuan obesitas dan tata cara membaca label informasi nilai gizi  sebelum dan sesudah dilakukannya edukasi. Pengetahuan terkait label informasi nilai gizi diharapkan dapat menginisiasi perubahan perilaku kepada konsumsi pangan yang lebih sehat.