Bank syariah harus mampu membangun kepercayaan nasabah terhadap praktik keberlanjutan yang mereka terapkan. Bank syariah juga disarankan untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi terkait inisiatif keberlanjutan yang dilakukan perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik ramah lingkungan dan kepercayaan ramah lingkungan terhadap loyalitas ramah lingkungan melalui variabel kepuasan ramah lingkungan, dengan gender sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian terdiri dari 200 nasabah perbankan syariah dengan menggunakan metode simple random sampling dalam pengambilan sampel yang kemudian dianalisis dengan teknik Structural Equation Modeling—Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hijau berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas hijau, sedangkan kepercayaan hijau berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas hijau. Praktik ramah lingkungan dan kepercayaan ramah lingkungan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan lingkungan hidup. Selanjutnya green satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap green loyalty. Kepuasan ramah lingkungan terbukti memediasi pengaruh praktik ramah lingkungan dan kepercayaan ramah lingkungan terhadap loyalitas ramah lingkungan. Sementara itu, gender tidak terbukti memoderasi hubungan antara praktik ramah lingkungan dengan kepercayaan ramah lingkungan dan loyalitas ramah lingkungan. Perbankan syariah perlu meningkatkan penerapan praktik berkelanjutan, membangun kepercayaan nasabah, dan meningkatkan kepuasan nasabah dengan praktik berkelanjutan untuk memperkuat loyalitas ramah lingkungan.