Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Community Empowerment Based on Branding Strengthening to Improve Rojolele’s Competitiveness Towards International Market Indreswari, Rysca; Ayu Suryaningrum, Dyah; -Chi Huang, When; Mega Herlina Puspitasari, Herlina; Rachmawanti Affandi, Dian; Yuni Kurniawati, Dyah
International Journal Of Community Service Vol. 4 No. 1 (2024): February 2024 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v4i1.250

Abstract

Klaten Regency is dominated by the agricultural sector, with paddy as its top commodity as much as 51,4% of the total area of 65,556 ha. Delanggu rice, namely Rojolele, has become the identity of Klaten as a local pride commodity from Klaten, Indonesia. Rojolele has special characteristics such as sticky, savory, and distinctive scent (aromatic). In addition, Rojolele has a unique value as part of national identity, culture, and local wisdom which has a huge opportunity to go global in the international market. Although it has been widely known worldwide, there are some challenges in its marketing development, especially in branding awareness. Many Rojolele riced produced by local SMEs in Klaten do not have business licenses yet, thus it hampers the marketing to the wider range area. The aim of the program is to strengthen the branding strategy to improve its competitiveness in the international market. The program will engage Sanggar Rojolele, a farming community in Delanggu Village that has replanted Rojolele Srinuk since 2016 as well as initiated many cultural events based on agriculture as one of local wisdom preservation in Klaten. Universitas Sebelas Maret engaged a close collaboration with the National Pingtung University of Science and Technology (NPUST) Taiwan trhough International Community Partnership (PKMI-UNS) to implement the community partnership program using the Participatory Rural Appraisal (PRA) method. The activity is divided into 5 steps, namely: 1) training of the business licenses and the importance of product diversification, which will be conducted using instructional and dialog methods; 2) a seminar of strategy to develop Rojolele towards the international market; 3) registration of business licenses of Rojolele and its derivative product; 4) developing an online market strategy of Rojolele; 5) monitoring, evaluation and program output dissemination. The program is expected to increase Rojolele’s market share globally as well as to improve Rojolele Srinuk brand awareness, thus raising its competitiveness in the global market.
Kajian Estetika Seni Lukis Tema Bunga Karya Agus Sis Maghfiroh, Azizatun; Yuni Kurniawati, Dyah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.679

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang seni lukis karya seniman Agus sis. Seni lukis dapat didefinisikan sebagai ekspresi ide, perasaan, dan imajinasi perupa yang menggunakan unsur-unsur seni rupa dalam bidang dua dimensi untuk menghasilkan bentuk yang indah dan bermakna. Penelitian ini fokus pada permasalahan utama yaitu mengkaji karya seni lukis dengan tema “Bunga” karya Agus Sis. Bunga merupakan tanaman hias yang memiliki kelopak indah yang biasanya berbau harum. Bunga memiliki filosofi yang identik dengan perempuan. Begitupun bunga pada karya Agus Sis, yang menggambarkan bunga dengan sajian makna yang mendalam. Karya Bunga ini menarik untuk dikaji secara estetis agar dapat dimengerti maknanya. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan menerapkan teori kajian kritik seni Feldman, yaitu memuat tentang deskripsi, analisis formal, interpretasi, dan penilaian. Data yang diperlukan untuk penelitian ini diperoleh dari berbagai narasumber, sumber tertulis, dan foto. Penulis menggunakan observasi, wawancara, studi pustaka, dan pendokumentasian sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian dari Kajian Estetika Seni Lukis Tema Bunga Pada Karya Agus Sis adalah bentuk objek bunga yang Agus Sis buat sudah sederhana dan cenderung berbentuk kubistis, seolah-olah terinspirasi oleh pelukis kubisme. Namun, karya-karya tersebut memiliki warna, bidang, dan bentuk unik. Selain itu, Agus Sis memilih untuk menggunakan warna cerah, seperti merah, biru dan kuning, sebagai warna dominan dalam lukisan bertema bunga yang akan dianalisis. Agus Sis ingin setiap warna yang menonjol dapat ditafsirkan sebagai ungkapan perasaan bahagia.
Percaya Diri Di Usia Remaja Sebagai Ide Dalam Penciptaan Seni Karya Lukis Dhamar Nugroho, Ade; Yuni Kurniawati, Dyah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.680

Abstract

Penciptaan ini merupakan sebuah ekspresi dan proses perjalanan hidup dari penulis di masa remajanya dalam meraih kepercayaan dirinya di masa remaja yang divisualisasikan ke dalam bentuk karya seni lukis diatas canvas. Masa Remaja adalah masa dimana individu berada dalam masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa dan juga masa yang akan dilewati dalam setiap perkembangan individu di masanya. Masa ini, individu akan banyak sekali menghadapi permasalahan-permasalahan dalam menjalani kehidupan sehingga masa ini bisa dikatakan masa yang rawan karena akan berpengaruh dalam perjalanan individu kedepannya. Penelitian ini fokus dalam permasalahan utama yang menjaadi pokok bahasan Tugas Akhir adalah: Percaya Diri Di Usia Remaja Sebagai Ide Dalam Penciptaan Seni Karya Lukis. Hasil penelitian dari kajian Percaya diri pada individu merupakan dasar utama yang harus dimiliki. Dengan adanya rasa percaya diri individu akan lebih tenang dalam menghadapi suatu persoalan karena mereka sudah tahu kekurangan dan kelebihan mereka sehingga mereka mampu menunjukan potensi kelebihan mereka dengan baik dan secara tidak langsung kekurangan mereka tertutupi dengan kelebihannya. Jadi, masa ini perlu perhatian khusus dikarenakan begitu pentingnya fase ini mempengaruhi dalam setiap perkembangan individu. Penelitian ini dimaksudkan untuk menyadarkan remaja-remaja untuk memberi perhatian lebih dalam membangun kepercayaan dirinya demi masa depan yang lebih baik dan mengintrepretasikannya ke dalam bentuk visual karya seni lukis. Hasil penelitian ini adalah menganalisis simbol dan makna sebuah imajinasi ke dalam bentuk karya seni lukis di atas canvas.
Kasih Sayang Orang Tua Sebagai Ide Dalam Penciptaan Seni Lukis Candra Dewi, Pambayun; Yuni Kurniawati, Dyah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.681

Abstract

Karya lukis bertema kasih sayang ini merupakan visualisasi dari perasaan cinta orang tua terhadap anak. Rasa sayang yang diberikan orang tua memiliki peran berharga dalam tumbuh kembang anak. Sehingga menimbulkan kenyamanan berupa keterikatan diantaranya. Penciptaan karya ini berfokus kepada penyampaian pesan mengenai dampak penting bagi kehidupan seorang anak yang mendapatkan kasih sayang penuh dari kedua orang tuanya. Metode yang digunakan dalam penciptaan seni lukis ini menggunakan beberapa tahapan. Diawali dengan penemuan ide dengan riset konsep berdasarkan pengalaman pribadi, sketsa karya, pemindahan sketsa pada kanvas, pewarnaan, serta tahap visualisasi hingga penyesuaian.Karya seni lukis yang bertema kasih sayang orangtua ini merupakan bentuk visualisasi pesan penulis kepada masyarakat, berupa rasa syukur dan saling menyayangi yang terwujud dalam hubungan orangtua dan anak. Karya ini beraliran surealis dekoratif yang menampilkan warna-warna dingin seperti biru muda, ungu dan hijau serta divisualisasikan dengan karakter yang unik. Karya ini bertujuan untuk mengetahui serta memberi pemahaman mengenai definisi dan dampak kasih sayang orang tua yang diwujudkan ke dalam karya seni lukis.
Pengaruh Relevansi Karya Berjudul Monumen Perdamaian Terhadap Perdamaian Dunia Yoni Prasetio, Suryo; Yuni Kurniawati, Dyah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 2 No. 1 (2024): VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v2i1.682

Abstract

Karya tiga dimensi Narsen Afatara bertemakan perdamaian dibuat dengan menggunakan media lempeng tembaga, karya berjudul monumen perdamaian divisualisasikan melalui bentuk-bentuk untuk membangun dan menggelorakan perdamaian. Karya ini mengandung konteks simulasi utopia humaniora yang dibalut dengan visualisasi biomorfis beraliran abstrak kontemporer. Karya ini dimunculkan untuk menanggapi situasi konflik global yang kian memanas. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan teori feldman, mengadopsi kajian estetika dan menerapkan penelitian kualitatif, dimana seniman dan kurator menjadi narasumber. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh relevansi dan latar belakang penciptaan karya tiga dimensi Narsen Afatara berjudul monumen perdamaian terhadap keadaan perdamaian dunia, visualisasi bentuk yang ditonjolkan dalam karya ini dianggap mewakili hubungan timbal balik internasional berkausalitas dan bersifat tidak statis pada satu bentuk. Diharapkan dengan mengetahui pengaruh relevansi dan latar belakang penciptaanya dapat memunculkan manfaat karya sebagai estetika universal yang mampu berkontribusi mendorong tercapainya perdamaian abadi.
Rekonstruksi Imaji Masa Kecil: Representasi Kelereng dalam Karya "The Marble Strike United Us" Muhammad Abiyyu Army Fawwaz; Yuni Kurniawati, Dyah
VisArt: Jurnal Seni Rupa dan Design Vol. 3 No. 1 (2025): VisART : Jurnal Seni Rupa & Desain
Publisher : Penerbit dan Percetakan, CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/visart.v3i1.1195

Abstract

Abstract: The creation of a painting with the theme of the traditional game of marbles as a form of reconstruction of childhood imagery full of social, cultural and aesthetic values. The game of marbles is not only represented as a recreational activity, but also as a symbol of collective memory and local identity that has begun to be marginalized by modern visual culture. With an explorative and reflective approach, this work combines contemporary illustrative visual elements and popular culture elements to deliver a communicative and emotional visual narrative. This research examines how the traditional game of marbles, as part of childhood experiences and local culture, is visually represented in the form of paintings. Using a qualitative method with a descriptive approach that focuses on the process of creating paintings based on childhood memories, especially through the traditional game of marbles. Through the depiction of expressions, gestures, and supporting visual elements, it succeeds in conveying a complex narrative that evokes the collective memory of the community towards traditional games as an important part of the childhood socialization process, as well as the novelty of concepts and techniques in an effort to emphasize the position of traditional games as a source of ideas for contemporary painting art creation.