Tujuan penggarapan karya musik ini adalah untuk menerapkan teknik komposisi musik concrete pada karya musik multimedia Our Song (Musik Concrete dengan Konsep Soundscape). Selama penggarapan pengkarya menggunakan metode yang dikemukakan oleh Alma M. Haukins, yaitu terdapat tiga metode di yaitu; (1) Exploration{eksplorasi}, (2) Improvisation{percobaan}, dan (3) Forming{pemvbentukan}(Gustami, 2004: 13-15).Karya ini menceritakan tentang kehidupan sehari-hari para pasien yang mengidap depresi antara pasien yang sudah melewati masa terapi dengan pasien yang memasuki wilayah RSJ dengan tingkat emosi yang masih belum stabil, terbagi dari 3 bagian dan introduction yang masing masingnya menginterpretasikan emosi dan suasana dari karya tersebut. Pada bagian pertama berisikan suasana keseharian yang tentram dan damai dari para pasien yang sudah melewati masa terapi dengan alunan musik yang berasal dari sound samples para pasien untuk mendukung suasana dari bagian pertama tersebut. Pada bagian kedua berisikan suasana para pasien yang baru memasuki wilayah RSJ dengan perasaan diiringi track audio para pasien yang mengeluarkan suara-suara yang menggambarkan depresi mereka. Pada bagian ketiga berisikan suasana para pasien yang sudah tidak kuat denga napa yang mereka alami dengan iringan musik yang mendukung suasana, lalu di akhiri dengan track audio pasien yang mengatakan bahwa hidup cukup dijalani saja. Pengkarya mengolah ekspresi musik melalui proses kreatif pada penggunaan teknologi yaitu dengan software Digital Audio Workstation yang melibatkan pemakaian VST, dan Plugin bawaan dari software tersebut. Sebagai hasil output diperdengarkan dengan pengaplikasian dari teknik stereo sound. Kata Kunci : Concrete, Soundscape, Depresi.