Budidaya ikan yang dilakukan secara intensif sering kali menimbulkan efek samping, salah satunya yaitu penumpukan amonia akibat dari penumpukan sisa pakan. Penumpukan amonia dapat menyebabkan timbulnya penyakit pada ikan sehingga timbul masalah pertumbuhan ikan dan efisiensi pemanfaatan pakan yang menurun. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu penggunaan media biofloc dan green water. Hasil dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa biofloc dan green water dapat meningkatkan pertumbuhan serta efisiensi pemanfaatan pakan ikan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian substitusi pakan maggot (Hermentia illucens) pada benih ikan gurami dalam media biofloc, green water system dan campuranya terhadap pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 1 kontrol masing-masing diulang 3 kali berupa pemberian pakan campuran substitusi maggot dalam media kontrol, media biofloc, media green water dan media campuran biofloc dan green water. Parameter penelitian meliputi pertumbuhan mutlak dan efisiensi pemanfaatan pakan ikan gurami. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian substitusi pakan maggot (Hermentia illucens) pada benih ikan gurami dalam media biofloc berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan mutlak dan kelangsungan hidup. Sedangkan pada media green water dan campuran media biofloc dan green water, substitusi pakan maggot tidak signifikan baik pada pertumbuhan mutlak maupun efisiensi pakan.