Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Kebiasaan Mengonsumsi Kopi, Kualitas Tidur, Dan Stres Psikis Dengan Peningkatan Tekanan Darah Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Varera, Oriza; Herawati, Erna
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 11 No 3 (2023): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v11i3.568

Abstract

Berdasarkan data dari studi Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2018, 34,1% orang Indonesia memiliki tekanan darah tinggi, yang merupakan proporsi signifikan dari kasus hipertensi. Hal ini diyakini bahwa kurang tidur, stres psikologis, dan kebiasaan konsumsi kopi berkontribusi terhadap kenaikan tekanan darah di kalangan mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara tekanan darah tinggi siswa sekolah kedokteran dan kebiasaan minum kopi, kebersihan tidur, dan stres psikologis. Pengamatan analitis dan teknik cross-sectional digunakan dalam proses penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2020, 2021 dan 2022. Simple random sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan untuk memilih responden. Hasil uji regresi logistik penelitian menunjukkan bahwa variabel yang terkait dengan konsumsi kopi memiliki nilai p 0,596, variabel yang terkait dengan kualitas tidur memiliki nilai p 0,000, dan variabel yang terkait dengan stres psikis memiliki nilai p 0,003. Menurut temuan di atas, ada korelasi substansial (p value ≤0,05) antara stres psikologis dan kenaikan tekanan darah dalam kaitannya dengan kualitas tidur. Di antara siswa sekolah kedokteran, ada korelasi penting yang ditemukan antara kualitas tidur yang buruk dan tekanan darah tinggi dan stres psikologis. Meskipun demikian, di antara siswa sekolah kedokteran, tidak ada hubungan yang jelas antara penggunaan kopi dan tekanan darah tinggi.
A 48-Year-Old Man with Reducible Right Scrotal Hernia: A Case Report Varera, Oriza; Sijabat, Saut Idoan
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.50979

Abstract

A scrotal hernia is a continuation of an inguinal hernia that enters the scrotum. The prevalence of this case is most common in developing countries at 67% compared to developed countries of around 6%. Risk factors that trigger this disease are age, occupation, gender, congenital and previous surgery history. In this case, it was reported that a 48-year-old male patient came with complaints of a lump in the right testicle since 10 years ago. The lump will appear and enlarge especially when the patient coughs, strains or does heavy activities. The lump will disappear and re-enter if the patient lies down and rests. There is no history of trauma and other complaints in the patient. In the examination of the localized status of the dextra scrotum, it was found that there was a round mass or lump with a size of 7x5x3 cm, a dense elastic consistency, the same color as the skin, firmly bounded, intestinal noise (+), inflammatory signs (-), and a lump could be inserted into the abdominal cavity. The operative therapies performed for hernia cases are hernioraphy and hernioplasty.