Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL PUSKESMAS AEK PAROMBUNAN KOTA SIBOLGA TAHUN 2024 Jenni Susi Sihite
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 2 No. 1 (2025): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v2i1.915

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu keadaan kekurangan nutrisi pada ibu hamil. Masalah dalam penelitian ini peningkatan kejadian KEK di Puskesmas Lingkar Barat sebesar 10,02% dari tahun 2016 sebanyak 3,68% dan pada tahun 2017 sebanyak 14,7%. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi KEK pada ibu hamil TM II di Puskesmas Aek Parombunan Kota Sibolga Tahun 2024. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Case Control. Populasi dalam penelitian berjumlah 299 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 orang ibu hamil yang terdiri dari 44 kelompok kasus dan 44 kelompok kontrol. Analisa penelitian dilakukan dengan analisa univariat, bivariat dan multuvariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,016), pendapatan (p=0,031) dan paritas (p=0,033) berhubungan dengan kejadian KEK. Sedangkan, riwayat infeksi (p=0,197) tidak memiliki hubungan dengan KEK. Hasil analisa multivariate didapatkan bahwa pendapatang merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi KEK (p=0,015, Exp B=3,145). Diharapkan pihak Puskesmas dapat meningkatkan program penanganan pada ibu hamil KEK dan melakukan deteksi dini faktor-faktor yang menyebabkan KEK pada ibu hamil.
Analisis Faktor Yang Berhubungan Kejadian Preeklamsi Pada Ibu Hamil Di Di Klinik Pratama Murni Sibuluan Tahun 2025 Jenni Susi Sihite
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 2 No. 7 (2025): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Juli 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v2i7.1547

Abstract

Preeclampcia is cummulative symtom arising at pregnant mother and maternity which trias symtom: hipertension, proteinuria with and without oedema. But most of women do not have enough knowledge about the symtoms. Consequently, it is always too late to take necessary measure resulting other complication. Because of that, preeclmpcia is one of the main couse of womens death. The aims of this research is to identify the risk of preeclampcia on pregnant women pure primary clinic sibuluan. This reseach use cross sectional design. The population is all of pregnant woment with preeclampcia, twenty four sample were taken by cosecutive sampling. Independent variable in this research are age, parity, individual history disease, family history, antenatal care history, weight gain, and family income. Dependen variable is pregnant woment with preeclampcia. Data was analyzed using chi square with the significance p≤0,05. The result show there is corelation betwen preeclampcia with age (p=0,019) and individu history disease (p=0,013). While the factors parity (p=0,525), family disease history (p=0,558), antenatal care history (p=0,602), weight gain (p=646), and family income (p=0,206) doesn’t have correlation with preeclamcia case. For that the pregnant women who already identify for more do antenatal care so thet progress can be monitoted. For the health workers expected to take care fort hose people who identified the risk of preeclampcia.
HUBUNGAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI UMUR DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AEK PAROMBUNAN KOTA SIBOLGA TAHUN 2024 Jenni Susi Sihite
SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah Vol. 1 No. 7 (2024): SINERGI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/gfv1ez74

Abstract

Ibu hamil dengan usia ibu < 20 tahun secara biologis dan emosional kurang memperhatikan pemenuhan kebutuhan nutrisi selama kehamilan dimana hal ini berpengaruh terhadap zat gizi yang dibutuhkan ibu seperti zat bezi yang berpengaruh terhadap anemia. Pada ibu hamil dengan umur > 35 tahun ibu membutuhkan energi yang besar karena fungsi organ yang melemah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kehamilan Risiko Tinggi Umur dengan Kejadian Anemia di UPTD Puskesmas Aek Parombunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif observasional analitik dengan rancangan studi potong lintang (cross sectional). Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan risiko tinggi umur yang berkunjung dari Februari 2024 sampai Juli 2024 sebanyak 47 orang dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ibu hamil risiko tinggi umur mengalami anemia. Hasil Fisher’s Exact menunjukkan terdapat hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kehamilan risiko tinggi umur dengan kejadian anemia di UPTD Puskesmas Aek Parombunan. Saran dari peneliti wanita usia subur diharapkan untuk merencanakan kehamilan pada usia tidak berisiko.