Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN MAHASISWA DIII KEBIDANAN TENTANG PENTINGNYA MENGONSUMSI TABLET FE DALAM PENCEGAHAN ANEMIA DI STIKES NAULI HUSADA TAHUN 2025 Friska Apriani Sihombing; Merlita Sari Sihotang
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 11: Juli 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada remaja putri adalah kondisi ketika kadar hemoglobin dalam darah berada di bawah normal, sehingga tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Pada remaja putri, anemia paling sering disebabkan oleh kekurangan zat besi (iron deficiency anemia). Menurut World Health Organization, Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama, terutama menyerang anak-anak, wanita hamil dan nifas, serta remaja putri dan wanita yang sedang menstruasi. Secara global, diperkirakan 40% dari seluruh anak usia 6-59 bulan, 37% wanita hamil, dan 30% wanita usia 15-49 tahun terkena anemia. Prevalensi anemia di Indonesia terbilang masih cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan di STIKes Nauli Husada Kota Sibolga Tahun 2025. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectinona, dengan Metode penelitian total sampling. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 46 orang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan mengkonsumsi tablet Fe yaitu nilai p-Value < 0.05 yang artinya terdapat hubungan yang significant terhadap variable independen dan dependen.
PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE ABOUT THE INCIDENT OF MALARIA AND CLEAN, HEALTHY LIVING BEHAVIOR IN AEK MUARA PINANG DISTRICT YEAR 2024 Friska Apriani Sihombing
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 12: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria is a tropical disease caused by mosquito bites. This disease can attack all individuals regardless of age and gender and pregnant women are no exception. Malaria in pregnant women has the most severe impact on maternal and fetal morbidity and mortality. One effort to eradicate malaria is clean and healthy living behavior. The research used an analytical survey with a cross sectional approach. The research was conducted in the Aek Muara Pinang sub-district. The population in the study were pregnant women in the Aek Muara Pinang sub-district with a sample of 25 pregnant women respondents. Data analysis used univariate and bivariate with the chi square test. An initial survey conducted by researchers in the Aek Muara Pinang sub-district found that there were still pregnant women experiencing malaria. The results of the research were obtained from 25 respondents, data obtained with good knowledge of 16 (64%) respondents and poor knowledge of 9 (36%) respondents, based on attitudes showed that from 25 respondents data was obtained with good attitudes of 15 (52%) respondents and good attitudes. 10 (48%) respondents were not good, based on Healthy Clean Living Behavior with Malaria Incidents which showed that from 25 respondents data was obtained by implementing good clean and healthy living behavior for 10 (40%) respondents and 15 (60%) respondents with poor healthy clean living behavior. %) respondents. The conclusion of this research is that there is still a lack of knowledge among pregnant women about the dangers of malaria during pregnancy and a lack of clean living behavior in preventing malaria