Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Berbentuk Microlearning Pada Materi Keanekaragaman Hayati ., Nurfazirah; ., Vivi Fitriani; ., Diana Susanti
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v2i2.1373

Abstract

Media pembelajaran berbentuk microlearning ialah strategi dalam merancang konten belajar menjadi segmen-segmen kecil dan terfokus. Guru menggunakan media pembelajaran berupa video yang di ambil dari youtube, guru belum memiliki media pembelajaran dalam bentuk microlearning yang dirancang sendiri, video yang di ambil dari youtube tersebut belum sesuai dengan tujuan pembelajaran, dan peserta didik merasa kesulitan dalam memahami isi dari video yang diambil dari youtube yang disajikan oleh guru. Oleh karena itu diperlukannya pengembangan media pembelajaran yang didesain secara khusus yaitu berbentuk microlearning dan disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran berbentuk microlearning pada materi keanekaragaman hayati tingkat SMA/MA yang valid dan praktis. Jenis penlitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D dan meliputi 4 tahapan, yaitu tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Penelitian ini dilakukan sampai pada tahapan develop (pengembangan) yaitu uji validitas dan praktikalitas. Tahap define dilakukan analisis ujung depan, analisis siswa, dan analisis tugas dimulai dari analisis struktur isi, analisis konsep serta analisis tujuan pembelajaran. Tahap design dilakukan dengan bentuk microlearning. Tahap develop dilakukan dengan uji validitas dengan pengisian angket oleh 2 dosen dan 1 guru biologi. Uji praktikalitas dilakukan dengan pengisian angket oleh guru dan siswa Fase F SMA Negeri 1 Lengayang. Hasil dari uji validitas menunjukkan bahwa media pembelajaran berbentuk microlearning ini berada pada kriteria sangat valid dengan nilai validitas 85%. Hasil uji praktikalitas oleh guru menunjukkan nilai 87% dengan kriteria sangat praktis dan hasil uji praktikalitas media pembelajaran berbentuk microlearning oleh siswa menunjukkan nilai 91% dengan kriteria sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbentuk microlearning pada materi keanekaragaman hayati tingkat SMA/MA yang dikembangkan valid dan praktis.