Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Bahasa Ekspresif Melalui Kegiatan Gambar Ekspresi Bebas Di PAUD Supinah, Susi; Ksih, Delina; Suhardjo, Sudi
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i3.2003

Abstract

Improving Expressive Language Ability through Expressive Drawing Activities for children aged 5-6 years at PAUD Nurul Hikmah. Thesis. Bekasi: Panca Sakti University Bekasi. 2024. This research aims to determine the increase in expressive language skills of children aged 5-6 years through Free Expression Drawing activities at PAUD Nurul Hikmah. This research uses a classroom action research method that analyzes learning activities that use strategies to achieve the expected increase in learning abilities. The research method used aims to improve children's achievements by improving the learning process gradually during the research. This classroom action research was carried out through a pre-cycle and two cycles with Free Expression drawing activities to improve the expressive language skills of children aged 5-6 years, where each cycle consisted of planning activities, action implementation, observation and reflection. The subjects of this research were group B children with an age range of 5-6 years. The results of the research show that free expressive drawing activities can improve children's ability to express language or what is often known as expressive language ability in children aged 5-6 years at Paud Nurul Hikmah, namely pre-cycle results of 34.17%; cycle I 51.25% and cycle II 80%. The results of this research provide meaning with an increase from pre-cycle to cycle 2, showing that free expression drawing activities can increase the expressive language abilities of children aged 5-6 years by 80%, which shows the success of this action because the minimum completeness criterion is 75%
Pelaksanaan Kegiatan PKK Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Program PAUD RW. 10 Desa Sindapalay Kab. Garut Nur’aida, Nur’aida; Kasih, Delina; Suhardjo, Sudi
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2024): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v3i3.2067

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membantu Sekolah PAUD Mentari III di RW 10 Desa Sindangpalay Kab. Garut agar warga Desa Sindangpalaya dapat mendaftarkan anak pra sekolahnya di Sekolah Paud Mentari III. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis dan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Ibu-ibu peserta posyandu, guru dan orang tua siswa Paud Mentari III RW 10 Desa Sindangpalay Kab. Garut menjadi sumber data penelitian ini. Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan merupakan teknik analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian dan pembahasan yang diuraikan: Tingkat dukungan kader pemberdayaan keluarga (FEM) di Desa Sindangpalay Kabupaten Garut dalam memberikan pendidikan anak usia dini relatif rendah. Hal ini dibuktikan dengan kurangnya dukungan dan kegiatan pemberdayaan keluarga yang dilakukan di sekolah PAUD sejak awal pelaksanaan hingga saat ini. Tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mendukung pendidikan anak usia dini melalui kegiatan pemberdayaan keluarga di desa Sindangpalay antara lain: Kurangnya dana untuk menunjang sarana dan prasarana, tidak semua guru memiliki gelar sarjana, dan kurangnya pengetahuan tentang pendidikan anak usia dini (faktor internal). Sedangkan faktor eksternal adalah kurangnya minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya pada pendidikan pra-sekolah dasar, dan banyak anak yang langsung melanjutkan ke sekolah dasar. Banyak juga anak-anak yang tidak bersekolah pada musim tanam karena orang tuanya sibuk di sawah. ladang/kebun.
Penerapan Metode Self -Regulation untuk Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi Anak pada Kelompok 4-5 Tahun di TK Cor Jesu Marsudirini Matraman Kristi Julita Sipayung, Santa; Yuntina, Lily; Suhardjo, Sudi
INTELEKTIUM Vol 6 No 2 (2025): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v6i2.2121

Abstract

This qualitative case study aims to describe the application of self-regulation methods to improve the emotional management skills of 4-5-year-old children at Cor Jesu Marsudirini Kindergarten, Matraman. The subjects were three children in Group A who exhibited difficulty controlling their emotions. Data were collected through observation, interviews, and documentation, analyzed using the Miles & Huberman model (reduction, presentation, verification) and source triangulation. The results showed that before the intervention, children easily cried, became angry, or withdrew when losing in games. After implementing strategies such as deep breathing, verbal reinforcement, simple reflection, teacher modeling, storytelling, and role-playing, children were able to express their feelings verbally, calmed themselves more quickly, and were no longer dependent on rewards or winning. The self-regulation method has proven effective in helping early childhood teachers stimulate children's emotional skills from an early age.
Peningkatan Konsentrasi Belajar Anak melalui Kegiatan Bermain Bowling Mini pada Kelompok Tk A Di Tk Islam Annida Cikarang Selatan Sifaturrohman, Siti; Yuntina, Lily; Suhardjo, Sudi
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini melalui kegiatan bermain Bowling Mini pada kelompok TK A di TK Islam Annida Cikarang Selatan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahap: perencanaan, tindakan observasi, dan refleksi. Sujek penelitian berjumlah 15 anak. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan rata-rata pencapaian konsentrasi dari pra-siklus sebesar 55,6% menjadi 71% pada siklus I, dan 89,6% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa permainan Bowling Mini efektif sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan konsentrasi belajar anak usia dini secara signifikan.
Meningkatkan Imajinasi Anak Usia Dini Melalui Aktivitas Bermain Lego Pada Kelompok B2 di TKIT Al Jabar Bekasi Hakim, Muhammad Ikhwan; Amrizal, Yon; Suhardjo, Sudi
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2607

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan imajinasi anak usia dini pada kelompok B2 TKIT Al Jabar Bekasi yang ditunjukkan melalui perilaku pasif, kecenderungan meniru karya teman, serta rendahnya ketekunan ketika menghadapi tantangan. Padahal, imajinasi merupakan fondasi penting bagi perkembangan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan inovasi pada masa perkembangan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan imajinasi anak melalui aktivitas bermain Lego. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak kelompok B2 yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, checklist penilaian perkembangan imajinasi, wawancara dengan guru kelas, serta dokumentasi berupa foto dan hasil karya anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan anak dalam empat kategori perkembangan yaitu Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan imajinasi anak secara signifikan. Pada tahap pra-siklus, 75% anak berada pada kategori BB dan 25% pada kategori MB. Setelah tindakan pada siklus I, 41,7% anak mencapai kategori MB. Pada akhir siklus II, 83,3% anak berada pada kategori MB dan 16,7% masih pada kategori BB. Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas bermain Lego efektif sebagai strategi pembelajaran kreatif untuk menstimulasi perkembangan imajinasi anak usia dini.