Abstract.This research is entitled Communication Patterns in Long Distance Relationships of Children and Parents. Communication patterns in the family are a series of message delivery processes between the two parties (parents and children) in order to achieve good communication. And this pattern will ultimately determine whether children and parents can continue to be in close contact or not. The current phenomenon is the many problems of long-distance relationships between parents and children who are studying outside the city. Likewise with communication between parents and students at the Islamic University of Bandung who come from Kuningan, West Java. There are several criteria in long-distance relationships, namely some who communicate with their parents go well, but there are also those who communicate with their parents not in accordance with what is expected. The research method used in this research is qualitative method, phenomenological approach, and constructivist paradigm with data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results of the study are: (1) The inhibiting factors are divided into two, namely external and internal factors (2) the message conveyed is divided into two, namely the message is seen according to the level of awareness in maintaining communication. There is high and low awareness. (3) the media used is Whatsapp. Inside there are advantages and disadvantages of the Whatsapp application. (4) The choice of time taken by Unisba students is divided into two, some are effectively established communication and some are ineffective. The communication patterns carried out by Unisba students from Kuningan are consensual communication patterns & laissez faire communication patterns. Abstrak. Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Pada Hubungan Jarak Jauh Anak dan Orang tua. Pola komunikasi dalam keluarga adalah serangkaian proses penyampaian pesan antara kedua pihak (orang tua dan anak) guna mencapai komunikasi yang baik. Dan pola inilah yang pada akhirnya akan menentukan apakah anak dan orang tua dapat terus berhubungan dekat atau tidak. Fenomena yang ada saat ini adalah banyaknya permasalahan hubungan jarak jauh antara orang tua dan anak yang sedang menempuh pendidikan di luar kota. Begitu pula dengan komunikasi antara orang tua dan mahasiswa di Universitas Islam Bandung yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Terdapat beberapa kriteria dalam hubungan jarak jauh yaitu ada yang berkomunikasi dengan orang tuanya berjalan dengan baik, akan tetapi ada juga yang berkomunikasi dengan orang tuanya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif, pendekatan Fenomenologi, dan paradigma konstruktivis dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu : (1) Faktor penghambat terbagi menjadi dua yaitu faktor eksternal dan internal (2) pesan yang disampaikan terbagi menjadi dua yaitu pesan dilihat sesuai dengan tingkat kesadaran dalam menjaga komunikasi. Terdapat kesadaran yang tinggi dan rendah. (3) media yang digunakan adalah Whatsapp. Didalamnya terdapat kelebihan dan kekurangan aplikasi Whatsapp. (4) Pemilihan waktu yang diambil mahasiswa Unisba terbagi menjadi dua, ada yang komunikasi dijalin secara efektif dan ada yang tidak efektif. Pola komunikasi yang dilakukan mahasiswa Unisba berasal dari Kuningan adalah pola komunikasi konsensual & pola komunikasi laissez faire.