Abstract. Health issues and challenges in Indonesia are still a serious concern for the government. With the increasing standard of living in Indonesian society in general, awareness of the importance of health is still relatively low. In this case, health services should not only contain healing services but also include preventive services to improve the quality of life and provide satisfaction for consumers as recipients of health services. This is the background for researchers to conduct research on "The Relationship between Communication Patterns of Primary Clinics with Service Quality to Patients". The purpose of this study is to determine whether there is a relationship between communication patterns at Pratama Clinic and the quality of service to patients. The theoretical basis in this study is the theory of communication patterns and the theory of service quality. This method uses quantitative methods with a correlational approach. This method is used to explain the relationship between variable X (communication patterns) and variable Y (service quality). This research was conducted at Klinik Pratama Polrestabes Bandung, the object to be studied is the communication patterns that occur at the Pratama Bandung clinic. Data collection was done by using questionnaires and interviews. The result of this study is that there is a significant relationship with a correlation value of 0.754 between communication patterns and service quality. Abstrak. Masalah dan tantangan kesehatan di Indonesia saat ini masih menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Dengan meningkatnya taraf hidup di masyarakat Indonesia secara umum, kesadaran akan pentingnya kesehatan masih terbilang rendah. Dalam hal ini, pelayanan kesehatan seharusnya tidak hanya berisi pelayanan yang bersifat penyembuhan tetapi juga mencakup pelayanan yang bersifat pencegahan untuk meningkatkan kualitas hidup serta memberikan kepuasan bagi konsumen selaku penerima jasa kesehatan. Hal inilah yang melatar belakangi peneliti melakukan penelitian mengenai “Hubungan Pola Komunikasi Klinik Pratama dengan Kualitas Pelayanan terhadap Pasien”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan Pola Komunikasi di Klinik Pratama dengan Kualitas Pelayanan terhadap Pasien. Yang menjadi landasan teori dalam penelitian ini adalah teori pola komunikasi dan teori kualitas pelayanan. Metode ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Metode ini digunakan untuk menjelaskan keterkaitan antara variabel X (pola komunikasi) dan variabel Y (kualitas pelayanan). Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Polrestabes Bandung, objek yang akan diteliti yaitu pola komunikasi yang terjadi di klinik Pratama Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan dengan nilai korelasi 0,754 antara pola komunikasi dengan kualitas pelayanan.