Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengelolaan Media Sosial Instagram oleh Promkes Dinas Kesehatan Kota Cimahi Imam Pebrian Sabarna; M. E. Fuady
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13222

Abstract

Abstract. Government agencies are now required to manage media, in this context, social media, as a means of disseminating information and educating the public. In almost every government agency, media is managed by the public relations (PR) department. Contrary to the typical PR role, in some regional government agencies, media management is directly handled by one of their divisions. For example, the Health Office (Dinkes) of Cimahi City manages its media through the Public Health Division, specifically delegating this task to the Health Promotion Division (Promkes). The Cimahi Health Office has increasingly recognized the significant potential of social media. Among the three social media platforms managed by the Cimahi Promkes division (YouTube, Facebook, and Instagram), they tend to focus on managing their Instagram account @dinkescimahicare, which features health- themed content. This research aims to determine the extent of Instagram management by the Cimahi Health Office as a medium for health information and education. This study uses a qualitative method with a case study approach, constructivist paradigm, and data collection techniques including observation, interviews, and documentation.The Circular Model of SoMe theory is also used as a strengthening reference to answer the research questions. The results of this study reveal that the Cimahi Promkes team manages Instagram by considering their management capabilities and target audience, despite limited human resources. The content presented as a medium for health information and education is the result of cross-field and program collaboration within the Cimahi Health Office, utilizing the features available on Instagram. The main challenge encountered is the limited human resources within the Cimahi Promkes team. Abstrak. Instansi pemerintah kini wajib melakukan pengelolaan media, dalam konteks ini media sosial, sebagai sarana penyebaran informasi maupun edukasi bagi masyarakat. Hampir pada setiap instansi pemerintahan, media dikelola oleh bagian humas (hubungan masyarakat). Identik dengan humas, pengelolaan media sebuah instansi pemerintah pada beberapa dinas di tingkat daerah justru dipegang langsung oleh salah satu bidang mereka. Dalam hal ini seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi yang pengelolaan medianya dilaksanakan oleh bidang Kesehatan Masyarakat, secara khusus tugas ini diserahkan kepada bagian divisi Promosi Kesehatan (Promkes). Dinkes Cimahi semakin menyadari potensi besar dari media sosial. Dari ketiga media sosial (Youtube, facebook & Instagram) yang dikelola divisi Promkes Cimahi, mereka cenderung berfokus pada pengelolaan Instagram mereka dengan nama akun @dinkescimahicare yang menghadirkan konten bertema kesehatan. Penelitian inipun dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan media sosial Instagram oleh Dinkes Cimahi sebagai media informasi dan edukasi mengenai. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, paradigma konstruktivisme dan teknik pengumpulan data yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan teori The Circular Model of SoMe sebagai referensi penguat untuk menjawab pertanyaan penelitian. Hasil penelitian ini diketahui bahwa pengelolaan Instagram oleh tim Promkes Cimahi dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan mengelola serta sasaran yang dituju meski dengan SDM yang minim. Kemudian konten yang dihadirkan sebagai media informasi dan edukasi kesehatan berasal dari kolaborasi lintas bidang dan program di Dinkes Cimahi dengan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di Instagram. Adapun hambatan yang dialami disebabkan oleh terbatasnya SDM dalam tim Promkes Cimahi.
Opini Organisatoris Lembaga Kemahasiswaan Mengenai Putusan Mahkamah Konstitusi Agustin, Erick Serfyan; M. E. Fuady
Jurnal Riset Public Relations Volume 4, No. 2, Desember 2024, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v4i2.5039

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara menyeluruh opini, respons, sikap, pandangan dan peran yang diungkapkan oleh berbagai lembaga kemahasiswaan, serta media yang digunakan untuk mandapatkan informasi terkait putusan MK tersebut. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi dengan mendalam opini organisatoris lembaga kemahasiswaan mengenai keputusan MK. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam menguji keabsahan data disini peneliti menggunakan metode Ketekunan Pengamatan, Triangulasi dan Pemeriksaan Sejawat melalui diskusi. Subjek penelitian atau key informan dalam penelitian ini ialah organisasi kemahasiswaan di dalam lingkungan perguruan tinggi yang ada di kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kritik yang dilontarkan mahasiswa terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mencerminkan kekhawatiran mereka terhadap potensi nepotisme dan intervensi politik yang dapat mengancam integritas dan independensi lembaga peradilan. Mahasiswa mencari serta memilih sumber informasi yang mereka gunakan dengan mengandalkan sumber-sumber yang sah dan terpercaya serta melakukan verifikasi lintas media untuk memastikan kebenaran informasi yang mereka terima. Selain itu, mereka aktif berpartisipasi dalam berbagai bentuk protes dan kampanye di media sosial untuk memperjuangkan transparansi dalam hukum dan proses politik di Indonesia. Abstract. This research aims to thoroughly understand the opinions, responses, attitudes, views and roles expressed by various student organizations, as well as the media used to obtain related information The Constitutional Court's decision. The researcher used a qualitative method with a case study approach to explore in depth the organizational opinions of student organizations regarding the Constitutional Court's decision. In testing the validity of the data here the researcher used the method of Diligently Observation, Triangulation and Peer Examination through discussion. The research subjects or key informants in this research are student organizations within higher education institutions in the city of Bandung. The results of this research show that the criticism expressed by students towards the decisions of the Constitutional Court (MK) reflects their concerns about the potential for nepotism and political intervention which could threaten the integrity and independence of the judiciary. Students search for and select sources of information that they use by relying on legitimate and trusted sources and carrying out cross-media verification to ensure the veracity of the information they receive. In addition, they actively participate in various forms of protests and campaigns on social media to fight for transparency in laws and political processes in Indonesia.
Hubungan antara Aktivitas Instagram Alfamart Gema Budaya Balaraja dengan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Karyawan Gia Tamaya Bilqis; M. E. Fuady
Jurnal Riset Public Relations Volume 3, No. 2, Desember 2023, Jurnal Riset Public Relations (JRPR)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpr.v3i2.3125

Abstract

Abstract. This research is based on a phenomenon that occurred regarding the fulfillment of information needs of the employees in a company. This research aims to determine the relationship between the social media activities of the @alfamartgemabudaya_balaraja Instagram account and the fulfillment of the employees’ information needs at the Sumber Alfaria Trijaya Inc., Tbk Balaraja Branch. This research used a quantitative method with a correlational study approach. The respondents’ population of this research is active employees from Sumber Alfaria Trijaya Inc., Tbk Balaraja Branch. The sampling taken was 99 samples. The data collection was carried out in the form of a questionnaire distributed via Google Forms. The result of this research shows that there is a relationship between the social media activities of the @alfamartgemabudaya_balaraja Instagram account and the fulfillment of the employees’ information needs at the Sumber Alfaria Trijaya Inc., Tbk Balaraja Branch. The data shows a correlation test result of 0.892. The relationship category is very strong, significant, positive, and unidirectional. Thus, it can be concluded that the more frequent the social media activities of the Instagram account @alfamartgemabudaya_balaraja in providing information, the more fulfilled the fulfillment of the information needs and can build a better relationship between the company and its employees. Abstrak. Penelitian ini didasarkan pada suatu fenomena yang terjadi mengenai pemenuhan kebutuhan informasi pada karyawan dalam suatu perusahaaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas media sosial akun instagram @alfamartgemabudaya_balaraja dengan pemenuhan kebutuhan informasi pada karyawan di PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk Cabang Balaraja. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Populasi responden pada penelitian adalag karyawan aktif yang berasal dari PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Cabang Balaraja. Sampel yang diambil sebanyak 99 sampel. Mengenai pengambilan data yaitu berupa kuesioner yang disebarkan melalui Google Form. Hasil mengenai penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara aktivitas media sosial akun Instagram @alfamartgemabudaya_balaraja dengan pemenuhan kebutuhan informasi karyawan yang ada di PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk Cabang Balaraja, data menunjukan hasil uji korelasional sebesar 0,892. Kategori hubungan yang sangat kuat, signifikan, postif serta searah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin sering aktivitas media sosial akun Instagram @alfamartgemabudaya_balaraja dalam memberikan informasi, maka akan semakin terpenuhi pemenuhan kebutuhan serta dapat membangun hubungan yang lebih baik lagi antara perusahaan dengan para karyawannya.