Peran kepala sekolah sebagai seorang pemimpin tak bisa lepas dari gaya kepemimpinan yang ada. Gaya kepemimpinan kepala sekolah akan memberikan pengaruh dalam baik atau tidaknya kinerja guru dan tenaga kependidikan dalam sekolah tempat bertugasnya. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui: (1) Gaya kepemimpinan kepala SMPN 38 Bandar Lampung. (2)Kinerja Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di SMPN 38 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, denganĀ jenis studi kasus tunggal. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari data yang telah dipaparkan dan direduksi. Dalam menjamin keabsahan data, digunakan teknik triangulasi dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala SMPN 38 Bandar Lampung menggunakan dua gaya kepemimpinan yakni gaya kepemimpinan otoriter dalam mendisiplinkan GTK pada tingkat kehadiran dan penyelesaian administrasi. Sedangkan gaya kepemimpinan selanjutnya yakni gaya kepemimpinan demokratis, dimana kepala sekolah memberikan kebebasan bagi GTK untuk mengembangkan kemampuannya dalam berbagai kegiatan. Data selanjutnya ditemukan bahwa kinerja GTK di SMPN 38 Bandar Lampung, tidak diragukan lagi karena dalam penyelesaian administrasi selalu awal, lengkap dan benar, sehingga SMPN 38 Bandar Lampung terpilih menjadi sekolah penggerak pada Angkatan 1 untuk Kota Bandar Lampung dan Angkatan ke 3 secara nasional pada tahun 2023.