Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INFLUENCER MARKETING, WORD-OF-MOUTH MARKETING, DAN BRAND IMAGE TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN Isnaeni Zahrotun Maulidiyah; Zain Handoko
Bridging Journal of Islamic Digital Economics and Management Vol. 1 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Influencer Marketing, Word-of-Mouth (WOM) Marketing, dan Brand Image terhadap loyalitas pelanggan. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengumpulkan dan mengevaluasi hasil dari berbagai penelitian terdahulu yang berkaitan dengan ketiga variabel tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Influencer Marketing memiliki pengaruh signifikan dalam membangun kepercayaan dan hubungan emosional antara pelanggan dan merek, yang berkontribusi pada peningkatan loyalitas pelanggan. Word-of-Mouth Marketing, baik positif maupun negatif, secara langsung mempengaruhi keputusan pembelian dan loyalitas pelanggan. WOM yang positif memperkuat persepsi positif tentang merek, meningkatkan kepuasan, dan mendorong niat pembelian ulang, sementara WOM negatif dapat merusak reputasi merek dan mengurangi loyalitas pelanggan. Selain itu, Brand Image yang kuat dan positif terbukti memainkan peran penting dalam membentuk loyalitas pelanggan dengan menciptakan asosiasi yang baik di benak pelanggan dan meningkatkan kepercayaan serta kesetiaan mereka terhadap merek. Kesimpulannya, strategi pemasaran yang efektif yang melibatkan Influencer Marketing, Word-of-Mouth Marketing, dan penguatan Brand Image secara bersamaan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan secara signifikan dan membangun hubungan jangka panjang yang menguntungkan antara pelanggan dan merek.
Pelaksanaan Magang pada Rangkaian Proses Pengeleman Outsole (Rubber) dan Midsole (Phylon) di Departemen Stockfit PT X Isnaeni Zahrotun Maulidiyah
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 4 No. 1 (2026): Februari: ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v4i1.1868

Abstract

The shoe manufacturing industry demands a planned, integrated, and consistent production system in maintaining product quality. One of the crucial stages is the gluing process between the outsole (rubber) and the midsole (phylon), which determines the adhesive strength, comfort, and durability of the shoe. This study aims to analyze the implementation of internship activities in a series of gluing processes in the Stockfit Department of PT X. The research method uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through direct observation, involvement in production activities, and systematic field recording during the internship period. The analysis was carried out by linking the field findings with the operations management theory of Heizer and Render, the Crosby concept of quality management, and the principles of continuous improvement from Deming and Imai. The results of the study show that the gluing process has been systematically arranged, starting from material adjustment, primary application, the use of two types of glue, the rubber cutting process, to the final pasting. However, problems were found such as dependency between processes, inconsistency in glue thickness, as well as the influence of machine conditions and operator skills. These problems have the potential to reduce production efficiency and the quality of the final product. Therefore, it is necessary to strengthen process control and apply the principle of continuous improvement to improve overall production performance.