Sekarsana, Disty Ayu
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penilaian Pendedahan Kualitatif Virus Penyakit Mulut dan Kuku melalui Pemasukan Kulit Sapi Mentah Garaman dari Malaysia ke Indonesia di Pelabuhan Tanjung Priok, Indonesia Basri, Chaerul; Sekarsana, Disty Ayu; Lukman, Denny Widaya
Acta VETERINARIA Indonesiana Vol. 12 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/avi.12.1.65-75

Abstract

Penyakit mulut dan kuku (PMK) merupakan penyakit yang menjadi perhatian semua negara karena dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Penyakit ini sangat mudah menyebar antar negara atau wilayah sehingga dikategorikan sebagai transboundary animal disease. Salah satu penyebab penyebaran PMK adalah perdagangan hewan dan produk hewan antar negara atau wilayah. Lalu lintas kulit sapi mentah dapat membawa risiko penyebaran PMK. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penilaian risiko pendedahan kualitatif terhadap masuk dan tersebarnya PMK dari kulit sapi mentah garaman ke Indonesia. Penilaian ini dilaksanakan dengan mengembangkan biological pathway terhadap likelihood pendedahan agen penyakit melalui kulit sapi mentah garaman dari negara asal Malaysia ke Indonesia. Tingkat likelihood (kemungkinan) kualitatif pada penilaian pendedahan (exposure assessment) didasarkan pada Biosecurity Import Risk Analysis Guidelines 2016, sedangkan tingkat ketidakpastian ditentukan berdasarkan pedoman yang diberikan oleh The European Food Safety Authority (EFSA). Penilaian akhir pendedahan virus PMK melalui kulit sapi mentah garaman dari Malaysia di Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan tingkat likelihood sedang, dengan tingkat ketidakpastian yang rendah. Tingkat likelihood sedang mengindikasikan bahwa peluang kemungkinan kejadian tersebarnya virus PMK melalui kulit sapi mentah garaman dari Malaysia memiliki peluang yang sama besar yaitu antara terbawa atau tidak terbawanya virus PMK melalui kulit sapi mentah garaman dari Malaysia. Penerapan biosekuriti sebagai tindakan mitigasi untuk mengurangi risiko penyebaran virus PMK perlu diterapkan pada tempat kedatangan kulit sapi mentah garaman dan di gudang penyimpanan kulit.
Detection of Foot and Mouth Disease Virus in Salted Raw Cowhide from Malaysia in Tanjung Priok Port, Indonesia Sekarsana, Disty Ayu; Basri, Chaerul; Lukman, Denny Widaya
Jurnal Medik Veteriner Vol. 7 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jmv.vol7.iss1.2024.48-56

Abstract

Animal products such as raw salted cowhide are thought to have the potential to transmit the foot and mouth disease (FMD) virus from the infected zone. Indonesia imports raw salted cowhide from Malaysia, so it has the potential to transmit FMD to Indonesia which enters through Tanjung Priok Port. This study aimed to investigate the presence of the FMD virus in raw salted cowhide from Malaysia. The number of samples was collected from each container of raw salted cowhide imported through Tanjung Priok Port during August–December 2022. A total of 21 samples were obtained from 21 bulk containers containing raw salted cowhide. Real time q Polymerase Chain Reaction (RT-qPCR) was used to investigate foot and mouth disease virus in samples. The RT-qPCR screening test on 21 samples reported that salted raw cowhide was free from the FMD virus. Continuous monitoring and surveillance protocols for salted rawhide imported from non-free countries need to be carried out at other points of entry.