-, Wahyudi -
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN MINAT BELAJAR IPAS MELALUI BLENDED LEARNING BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK SISWA KELAS IV B SDN KUTOWINANGUN 01 SALATIGA Utami, Sri Dewi; -, Wahyudi -
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 13, No 2 (2023): Malih Peddas, Volume 13, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v13i2.17048

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan minat belajar IPAS melalui blended learning berbasis project based learning, sehingga diharapkan peserta didik dapat tertarik dan memunculkan ide atau karya-karya baru dari pembelajaran yang telah dilakukan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu PTK ( Penelitian Tindakan Kelas) dengan menggunakan metode siklus. (Sugiyono, 2019) Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode siklus yang dimulai dari prasiklus, siklus I dan siklus II yang memuat 4 tahapan yakni tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Sumber data berasal dari peserta didik dan guru kelas IV yang berjumlah 20 peserta didik terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan. Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini ialah data dari guru dan siswa, yang terbagi dari dua data yakni data kualitatif yang diperoleh dari hasil observasi minat belajar. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari nilai  tes dan dokumentasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi, pengamatan, dan penugasan. Setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menerapkan blended learning berbasis PjBL nilai rata-rata minat belajar siswa meningkat dari 60,31% pada pra siklus, kemudian meningkat menjadi 72,4% dengan jumlah siswa tuntas ≥70% sebanyak 9 dari 20 siswa. Kemudian pada siklus II minat belajar siswa semakin meningkat dengan perolehan rata-rata presentase 85,42% dengan jumlah siswa tuntas ≥70% sebanyak 20 siswa. Hal ini dirasa sudah cukup memuaskan karena kriteria keberhasilan yang telah ditentukan sudah tercapai yaitu sebanyak 70% siswa mencapai taraf keberhasilan 70% (≤ skor 85,42%). Hasil kolaborasi antara peneliti dengan guru kelas merefleksi bahwa penerapan blended learning berbasis PjBL sudah maksimal karena persentase rata-rata pada siklus II sudah mencapai 85,42% dimana skor tersebut sudah melebihi batas minimal pencapaian yang telah ditentukan.
PENGARUH KOMPENSASI, DISIPLIN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN UNIVERSITAS SWASTA DI WILAYAH KOPERTIS IV PROVINSI BANTEN Maddinsyah, Ali -; -, Wahyudi -
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol. 5 No. 1 (2017): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v5i1.y2017.p30-44

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh kompensasi, disiplin kerja, dan lingkungan kerja baik secara parsial maupun secara bersama-sama terhadap kinerja dosen Universitas Swasta di Wilayah Kopertis IV Provinsi Banten Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif dan survey eksplanatori dengan ukuran sampel sebesar 238 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling). Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan temuan sebagai berikut: (1) kompensasi, disiplin kerja, dan lingkungan kerja secara parsial maupun secara bersama-sama terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dosen; (2) kompensasi, disiplin kerja, dan lingkungan kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 59% terhadap kinerja dosen dan sisanya 41% dipengaruhi oleh variabel lain selain kompensasi, disiplin kerja, maupun lingkungan kerja. Namun, secara parsial, kompensasi paling dominan dalam mempengaruhi kinerja dosen. Berdasarkan temuan tersebut, maka implikasi manajerial yang dapat diterapkan oleh pihak Universitas Swasta Wilayah Kopertis IV di Provinsi Banten dalam upaya meningkatkan kinerja dosen terutama pada dimensi kinerja penelitian adalah dengan meningkatkan kompensasi terutama pada dimensi kompensasi finansial tidak langsung dengan memberikan tunjangan kesehatan dan didukung oleh peningkatan disiplin kerja terutama pada dimensi disiplin preventif yaitu dengan meningkatkan pengawasan, serta didukung oleh peningkatan lingkungan kerja terutama pada dimensi hubungan dengan rekan kerja dengan meningkatkan keakraban sesama dosen. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa perbaikan prioritas dapat lebih diarahkan pada variabel kompensasi terutama pada dimensi kompensasi finansial tidak langsung dengan cara meningkatkan tunjangan kesehatan. Kata Kunci: Kompensasi, Disiplin kerja, Lngkungan kerja, dan Kinerja dosen