Irwan Daniel
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Klasifikasi Risiko Penyakit Jantung Dengan Multilayer Perceptron Irwan Daniel; Limas Ptr, Agus Fahmi; Ichsan, Aulia
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 4 No. 1 (2024): Article Research Volume 4 Issue 1, June 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v4i1.4667

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan deteksi dini yang seringkali menjadi tantangan karena gejala awalnya yang tidak spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Multilayer Perceptron (MLP) dalam klasifikasi risiko penyakit jantung dengan membandingkan dua fungsi aktivasi, yaitu ReLU dan Tanh. Dataset yang digunakan terdiri dari 1190 entri dengan 11 fitur kesehatan, yang dibagi dalam rasio 80:20 untuk pelatihan dan pengujian. Model MLP dikembangkan dengan tiga lapisan tersembunyi, dan setiap model diterapkan dengan fungsi aktivasi ReLU dan Tanh untuk mengevaluasi performa masing-masing fungsi dalam mengklasifikasikan risiko penyakit jantung. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MLP dengan fungsi aktivasi ReLU memperoleh akurasi sebesar 81,51%, presisi 81,77%, dan recall 81,51%, sedangkan model dengan fungsi aktivasi Tanh mencapai akurasi 80,25%, presisi 80,32%, dan recall 80,25%. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa ReLU unggul dalam hal akurasi dan metrik evaluasi lainnya, menjadikannya pilihan yang lebih efektif untuk deteksi dini penyakit jantung. Temuan ini memberikan insight berharga tentang bagaimana pemilihan fungsi aktivasi dapat mempengaruhi kinerja model dalam klasifikasi risiko penyakit, serta menggarisbawahi pentingnya pemilihan teknik yang tepat untuk meningkatkan akurasi deteksi dalam aplikasi medis
Klasifikasi Risiko Penyakit Jantung Dengan Multilayer Perceptron Irwan Daniel; Limas Ptr, Agus Fahmi; Ichsan, Aulia
Data Sciences Indonesia (DSI) Vol. 4 No. 1 (2024): Article Research Volume 4 Issue 1, June 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/dsi.v4i1.4667

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, dengan deteksi dini yang seringkali menjadi tantangan karena gejala awalnya yang tidak spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Multilayer Perceptron (MLP) dalam klasifikasi risiko penyakit jantung dengan membandingkan dua fungsi aktivasi, yaitu ReLU dan Tanh. Dataset yang digunakan terdiri dari 1190 entri dengan 11 fitur kesehatan, yang dibagi dalam rasio 80:20 untuk pelatihan dan pengujian. Model MLP dikembangkan dengan tiga lapisan tersembunyi, dan setiap model diterapkan dengan fungsi aktivasi ReLU dan Tanh untuk mengevaluasi performa masing-masing fungsi dalam mengklasifikasikan risiko penyakit jantung. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, dan recall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MLP dengan fungsi aktivasi ReLU memperoleh akurasi sebesar 81,51%, presisi 81,77%, dan recall 81,51%, sedangkan model dengan fungsi aktivasi Tanh mencapai akurasi 80,25%, presisi 80,32%, dan recall 80,25%. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa ReLU unggul dalam hal akurasi dan metrik evaluasi lainnya, menjadikannya pilihan yang lebih efektif untuk deteksi dini penyakit jantung. Temuan ini memberikan insight berharga tentang bagaimana pemilihan fungsi aktivasi dapat mempengaruhi kinerja model dalam klasifikasi risiko penyakit, serta menggarisbawahi pentingnya pemilihan teknik yang tepat untuk meningkatkan akurasi deteksi dalam aplikasi medis
Rancang Bangun Smart Flasher Kendaraan Berbasis ESP-01S Fadil Hanafi; Irwan Daniel; Raja Nasrul Fuad
Jurnal Nasional Teknologi Komputer Vol 6 No 3 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Hawari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61306/jnastek.v6i3.478

Abstract

Penelitian ini merancang bangun modul Smart Flasher kendaraan berbasis mikrokontroler ESP-01S. Tujuan utama penelitianadalah menyediakan sistem pencahayaan yang dapat dikustomisasi dan dikendalikan secara nirkabel melalui dashboard weblokal. Sistem ini mengintegrasikan antarmuka berbasis web untuk pemilihan mode, yang memungkinkan pengguna mengaturpola kedipan, kecepatan, dan efek pencahayaan secara real-time. Untuk memastikan reliabilitas, sistem menggunakanEEPROM untuk fungsi auto-save guna mencegah kehilangan konfigurasi saat daya dimatikan, serta fitur Web Over-The-Air(OTA) untuk pembaruan perangkat lunak yang efisien. Selain itu, mekanisme keamanan diimplementasikan denganmenonaktifkan modul Wi-Fi setelah 10 menit beroperasi untuk mencegah akses tidak sah. Perangkat keras dilindungi denganteknik resin potting untuk menjamin ketahanan terhadap getaran dan faktor lingkungan. Hasil pengujian menunjukkan bahwaperangkat berfungsi dengan akurat dan stabil dengan antarmuka web yang intuitif. P